Blog Informasi Teknologi

Contoh teks negosiasi (di lingkungan keluarga,sekolah, pekerjaan, jual beli hp, pasar dll) beserta strukturnya

Di artikel sebelumnya saya pernah menguraikan mengenai teks negosiasi dari mulai pengertian, struktur isi, ciri bahasa, langkah penulisan dan contoh teks negosiasi, saya harap dengan membaca artikel tersebut anda paham mengenai teks negosiasi dengan baik.

Oh ya..., mungkin sudah sering kita dengar istilah mengenai negosiasi, istilah tersebut sebenarnya bukanlah hal yang asing bahkan negosiasi sendiri baik disadari atau tidak sering sekali kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti misalnya di lingkungan sekolah, di lingkungan rumah atau keluarga, di tempat kerja, bersama teman, di pasar dan ditempat lainnya tidak luput dari yang namanya negosiasi.

Negosiasi sendiri biasanya terjadi karena adanya perbedaan kepentingan atau tujuan, Jika diterjemahkan  negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.

contoh teks negosiasi


Menurut KBBI negosiasi adalah proses tawar-menawar dengan jalan berunding untuk memberi atau menerima guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak dengan pihak lainnya.

Sebenarnya Negosiasi berasal dari bahasa inggris (negotiate) yang artinya perundingan dengan strategi khusus. Strategi-strategi dalam negosiasi - win-win strategy (strategi menang-menang) - win-lose strategy (strategi menang-kalah) - lose-lose strategy (strategi kalah-kalah)

Walaupun sering sekali kita lakukan di dalam aktivitas sehari-hari, terkadang kita kesulitan membedakan mana yang merupakan teks negosiasi dan mana yang bukan, oleh karena itu untuk lebih memahami teks negosiasi, di artikel kali ini saya akan memberikan beberapa contoh teks negosiasi seperti di lingkunagn keluarga, sekolah, ketika jual beli hp, di pasar, sehingga anda lebih mudah mengenal teks negosiasi dengan baik.

Struktur teks negosiasi:

Berikut adalah struktur teks negosiasi beserta jenisnya:

a. Negosiasi konflik : 

1. Pembuka
2. Isi
3. Penutup

b. Negosiasi kerjasama : 

1. Orientasi
2. Pengajuan
3. Penawaran
4. Persetujuan
5. Penutup

c. Struktur teks negosiasi jual beli

1. orientasi : pengawalan/pembuka sebuah negosiasi. Terdiri dari kalimat sapa.
2. Permintaan : Pengajuan pembeli untuk meminta yang diinginkan kepada penjual.
3. pemenuhan : Penjual mendeskripsikan barang yang dijual untuk mengetahui apakah barang dagangannya sesuai dengan apa yang diinginkan pembeli atau tidak.
4. Penawaran : Tawar - menawar harga antara penjual dan pembeli untuk mendapatkan kesepakatan. 5. Persetujuan : Terjadi persetujuan/kesepakatan antara penjual dan pembeli.
6. Pembelian : Terjadi transaksi barang/jasa antara pembeli dan penjual.
7. Penutup : Penjual dan pembeli telah menyelesaikan proses negosiasi.

Contoh teks negosiasi (di lingkungan keluarga,sekolah, pekerjaan, pasar, jual beli hp dll) beserta strukturnya

Berikut adalah beberapa contoh teks negosiasi yang sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Contoh teks negosiasi di lingkungan keluarga


Negosiasi ternyata sering sekali kita lakukan di lingkungan keluarga walaupun tidak kita sadari sebagai contoh adalah sebagai berikut:

Contoh 1:
Ayah: "Minggu depan kita mau liburan kemana"
Budi: "Ke Pantai Pangandaran,disana indah sekali!"
Ayah: "Kita ke Trans Studio Bandung mau tidak?"
Budi: "Yah,Ayah maunya ke pantai!"
Ayah: "Baiklah tapi besoknya kita ke Trans Studio Bandung ya!"
Budi: "Ok!"


Contoh di atas adalah teks negosiasi singkat di lingkungan keluarga yang terjadi antara ayah dan anak dimana ada perbedaan tujuan atau kepentingan antara ayah dan anak, namun dengan negosiasi sang anak akhirnya terjadi persamaan kepentingan.

Contoh 2:
Anak: "Ayah, setelah lulus nanti saya mau sekolah di SMA."
Ayah: "Kenapa di SMA nak? Padahal, ayah ingin kamu sekolah di SMK."
Anak: "Kok di SMK? Kenapa memangnya ayah ingin saya sekolah di sana?"
Ayah: "Begini nak, di SMK itu lulusannya bisa langsung terjun di dunia kerja."
Anak: "Ohhh, gitu yah, iya deh saya setuju."
Ayah: "Baguslah kalau kamu setuju."

Contoh ke dua di atas adanya perbedaan keinginan antara ayah dan anak mengenai sekolah untuk sang anak, antara smk dan sma, si ayah menghendaki anak sekolah ke smk namun si anak menginginkan ke SMA, dengan negosiasi akhirnya dua pendapat yang pada awalnya berbeda kepentingan bisa disepakati secara bersama-sama mana yang harus diambil.

Ada banyak sekali contoh negosiasi dalam kehidupan keluarga, jika anda memahami teks negoasiasi anda akan lebih mudah untuk membuatnya.

2. Contoh Teks Negosiasi di tempat Kerja

Berikut adalah contoh teks negosiasi di lingkungan pekerjaan atau kantor misalnya di bank antara pegawai bank dengan nasabah:

Pegawai Bank: "Selamat pagi pak, silahkan duduk, ada yang bisa kami bantu?"
Nasabah: "Selamat pagi bu. Ya, terimakasih."
Nasabah: "Begini bu, saya ingin mengajukan proposal peminjaman uang untuk usaha ikan lele saya."
Pegawai Bank: "Maaf, bisa saya lihat proposalnya?"
Nasabah: "Ini bu, silahkan."
Pegawai bank: "Sebenarnya, proposal bapak ini sangat bagus, tidak ada masalah. Cuma kami dari
pihak bank tidak bisa memenuhi permintaan dana sebesar 500 juta."
Nasabah: "Jadi, kira-kira pihak bank mampu memberikan berapa bu?"
Pegawai Bank: "Setelah saya hitung, kami hanya menyanggupi sampai 300 juta pak, dengan bunga 4 %."
Nasabah: "Tidak bisa ditambah lagi bu? Usaha ini sebenarnya sangat sukses, pesanan ikan lele ke kami dari seluruh Indonesia."
Nasabah: "Dana ini rencananya akan kami gunakan untuk menambah kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan ikan lele tersebut"
Pegawai Bank: "Tunggu dulu pak, saya hitung ulang dulu"
Pegawai Bank: "Yah, sepertinya kami sanggup memberikan 350 juta".
Nasabah: "Wah, apakah tidak bisa dinaikin lagi bu? Gimana kalau 400 juta?"
Pegawai Bank: "Maaf pak, hanya segitu yang bisa kami sanggupi."

3. Contoh Teks Negosiasi di sekolah

Negosiasi juga bisa terjadi di sekolah antara guru dan siswa ataupun antara sesama siswa, berikut beberapa contoh teks negosiasi yang sering terjadi di sekolah:

Contoh 1:
Contoh teks negosiasi berikut ini terjadi di lingkungan sekolah. Isinya tentang dialog negosiasi yang terjadi antara wali kelas dan ketua kelas tentang planning kegiatan study tour. Berikut ini adalah contohnya:
Wali Kelas : “Arya, bagaimana rencana Study Tour kita ke Tanjung Bira, apakah semua temanmu sudah setuju?”
Ketua Kelas : “Saya sudah berbicara dengan teman-teman saya bu, cuman ada usulan study tournya ke Pantai Marina aja bu.”
Wali Kelas : “Wah, kok bisa begitu?”
Ketua Kelas :“Kalau ke Tanjung Bira sekolah kita sudah sangat sering berkunjung ke sana bu. Sedangkan, kalau ke Pantai Marina belum pernah sama sekali.”
Wali Kelas :“Tapi Arya, ibu sudah membicarakan rencana ini ke bapak kepala sekolah dan  beliau sudah terlanjur menyetujuinya”
Ketua Kelas :“Iya bu, tapi sepertinya banyak teman-teman saya yang tidak ikut jika study tour tersebut dilaksanakan di Tanjung Biara.”
Wali Kelas :“Aduh, jadi gimana yah, padahal ibu ini sudah mempersiapkan semuanya dengan matang.”
Ketua Kelas : “Begini saja bu, biar saya dan teman-teman yang menghadap ke kepala sekolah dan menjelaskan rencana ini.”
Wali Kelas : “Baiklah kalau begitu, secepatnya kamu bicarakan dengan beliau yah, lalu laporkan ke ibu hasilnya”.
Ketua Kelas : “Baik bu.

4. Contoh teks negosiasi di pasar

Contoh 1:
Berikut adalah contoh teks negosiasi antara pedagang dan pembeli di pasar.
Pembeli :" Mas Wortelnya berapa 1 kg ?"
Pedagang : " 5.000 saja bu satu kilo !
Pembeli : "Wah mahal amat bang " 3.000 aja deh saya beli 2 kg!
Pedangang : " Wah belum bisa bu, paling 4.000 saja 1 kg !"
Pembeli : "Iya deh bank saya beli 2 kg saja!.

Contoh 2:
Contoh teks negosiasi berikut ini menjelaskan tentang proses negosiasi yang terjadi antara  penjual dan pembeli tentang harga gitar. Berikut ini adalah contohnya :
Pembeli : “Bu saya mau beli gitar ini, kira-kira berapa harganya ?”
Penjual : “Kalau gitar yang itu harga nya 750 ribu nak.”
Pembeli :“Harganya boleh kurang enggak bu?”
Penjual : “Hmmm, boleh saja. Mau nawar berapa ya nak?”
Pembeli : “600 ribu, bisa enggak yah ?”
Penjual : “Wah, kalau harga segitu rasanya tidak bisa nak.”
Pembeli : “Kalau 625 ribu bu?”
Penjual : “Naikin sedikit lagi nak, 650 ribu ibu lepas deh gitar ini.”
Pembeli : “Oke deh bu, saya setuju, ini ya uangnya”
 

Teks Cerita Pendek (Cerpen): Pengertian, struktur isi, ciri bahasa, unsur intrinsik dan ektrinsik, langkah penulisan dan contoh teks cerpen

Banyak sekali jenis teks salah satunya adalah teks cerita pendek atau cerpen, teks cerita pendek ini sebanarnya adalah salah satu materi kelas yang dipelajari di kelas XI SMK atau SMA/SMU untuk mata pelajaran bahasa indonesia yang menggunakan kurikulum 2013.

Untuk lebih memahami dan mengenal mengenai teks cerita pendek disini saya akan jelaskan mengenai pengertian apa itu cerita pendek, struktur isi cerita pendek, ciri bahasa, unsur intrinsik dan juga ektrinsik, langkah-langkah membuat teks cerita pendek dan juga contoh dari teks cerita pendek secara terperinci, sehingga anda diharapkan akan mampu:

  • Mengenal struktur isi teks cerita pendek
  • Mngenal ciri bahasa  teks cerita pendek
  • Memahami isi teks cerpen
  • Memahami Interpretasi isi (unsur intrinsik dan ekstrinsik) dalam teks cerita pendek
  • Dapat mengetahui Persamaan/perbedaan  struktur isi  dan ciri bahasa dua teks cerita pendek
  • mengetahui Langkah-langkah penulisan teks cerita pendek (menggali pengalaman, menemukan topik, mengembang kan topik sesuai dengan struktur isi dan ciri bahasa), dll.
  • Mampu melakukan Analisis isi teks cerita pendek
  • Mampu melakukan Analisis bahasa teks cerita pendek
  • dapat melakukan penyuntingan isi sesuai dengan struktur isi teks cerita pendek
  • dapat melakukan penyuntingan bahasa sesuai dengan: struktur kalimat, ejaan, dan tanda baca

teks cerita pendek, pengertian struktur ciri dan unsur ektrinsik intrinsik


Pengertian cerpen

Pengertian Cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa, yang mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa yang mengharukan dan menyenangkan, serta mengandung pesan yang tidak mudah dilupakan.

Sedangkan Pengertian Cerpen Menurut Ahli, Jakob Sumardjo (2004: 10) : Cerita pendek adalah cerita atau narasi (bukan analisa argumentatif) yang fiktif (tidak benar- benar terjadi tapi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja) serta relatif pendek. Dan cerita fiktif yang pendek berdasarkan realitas tersebut hanya mengandung satu kejadian untuk satu efek bagi pembaca.

Dan menurut wikipedia Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Ceritanya bisa dalam berbagai jenis.

Cerita pendek berasal dari anekdot, sebuah situasi yang digambarkan singkat yang dengan cepat tiba pada tujuannya, dengan paralel pada tradisi penceritaan lisan. Dengan munculnya novel yang realistis, cerita pendek berkembang sebagai sebuah miniatur, dengan contoh-contoh dalam cerita-cerita karya E.T.A. Hoffmann dan Anton Chekhov.

Ciri-ciri cerpen

Untuk membedakan Cerita Pendek (cerpen) dengan novel atau teks lainnya maka kita perlu mengetahui ciri-cirinya, sehingga berdasarkan ciri-ciri tersebut maka kita akan lebih mudah menganalisa sebuah teks untuk membedaakan apakah teks itu cerpen atau bukan, bahkan kita juga akan lebih mudah memproduksi teks cerita pendek, yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat 

Adapun ciri-ciri dari cerpen secara umum adalah sebagai berikut:
  1. Panjang karangan ± 3-10 halaman (kurang dari 10.000 kata ) 
  2. Ceritanya singkat, pendek, padat, dan berarti dan lebih pendek daripada novel. 
  3. Ceritanya fiktif dan rekaan 
  4. Penggunaan kata-katanya sangat ekonomis 
  5. Habis dibaca sekali duduk 
  6. Penokohannya sangat sederhana, singkat, dan tidak mendalam
  7. Sumber cerita dari kehidupan sehari-hari 
  8. Mengangkat masalah tunggal kehidupan pelaku 
  9. Tokoh-tokohnya mengalami konflik sampai pada penyelesaian 
  10. Penggunaan kata-katanya (khas) dan mudah dikenal masyarakat 
  11. Meninggalkan kesan mendalam dan efek terhadap perasaan pembaca 
  12. Menceritakan satu kejadian dari terjadinya perkembangan jiwa dan krisis 
  13. Beralur tunggal dan lurus 

Ciri atau kaidah kebahasaan cerpen

Cerpen juga karakteristiknya dapat dikenal dari bahasa yang digunakan di dalamnya, ciri bahasa dari cerpen adalah sebagai berikut:

  1. Memuat kata sifat yang mendeskripsikan pelaku seperti penampilan fisik juga kepribadian tokoh yang diceritakan dalam cerpen, seperti misalnya sosoknya tinggi atau perawakannya gagah, rambutnya beruban dan sifat tokoh lainnya.
  2. Memuat kata keterangan untuk mendeskripsikan latar waktu tempat dan suasana, sebagai contoh misalnya: di pagi hari yang cerah, di kebun bambu yang rimbun dengan dedaunan dan lain sebagainya.
  3. Menggunakan kalimat langsung dan juga tidak langsung untuk penulisan dalam percakapan di dalam cerpen
  4. Bisa menggunakan gaya bahasa yang bersifat konotasi seperti misalnya : pucuk langit, memanggang bus, bajing loncat dan mulut terminal.
  5. Bahasa yang digunakan  tidak baku dan tidak formal.
  6. Bisa menggunakan gaya bahasa Perbandingan, pertentangan, pertautan maupun perulangan.


Struktur isi dari Cerpen

Untuk lebih memahami isi sebuah cerpen maka kita perlu mengetahui struktur isi yang biasa dilibatkan dalam sebuah cerpen, sebagai berikut:
  1. ABSTRAK: ringkasan/inti cerita, dalam cerpen abstrak ini sifatnya opsional boleh di libatkan atau tidak, tidak jadi masalah
  2. ORIENTASI: pengenalan latar cerita atau bagian pendahuluan dalam sebuah cerita, baik pengenalan sifat tokoh tempat terjadinya peristiwa dalam cerita, maupun pengenalan suasana dalam cerita.
  3. KOMPLIKASI: bagian yang memuat masalah konflik dalam cerita,  masalah mulai timbul karena sebab-akibat rangkaian peristiwa, kemudian sampai pada klimaks
  4. EVALUASI: penurunan masalah yaitu struktur konflik yang terjadi yang mengarah pada klimaks mulai mendapatkan penyelesaian dari konflik tersebut.
  5. RESOLUSI: penyelesaian masalah yaitu struktur teks yang mengungkapkan solusi yang dialami tokoh atau pelaku.
  6. KODA: pelajaran yang bisa dipetik dari cerita oleh si pembaca, koda ini sifatnya opsional boleh dilibatkan atau pun tidak

Unsur Intrinsik dan ektrinsik cerpen

Unsur Intrinsik adalah suatu unsur yang menyusun suatu karya sastra dari dalam yang mewujudkan struktur sebuah karya sastra. sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur yang berada diluar karya sastra yang dapat dijadikan pembentuk sebuah karya sastra. 

Jadi secara singkat unsur intrinsik adalah unsur yang terdapat di dalam teks cerpen sedangkan unsur ektrinsik adalah unsur yang terdapat diluar teks cerpen.

Unsur intrinsik cerpen

Unsur intrinsik yang menyusun suatu cerpen terdiri dari tema cerita, alur cerita atau plot, latar, penokohan dan sudut pandang, secara lengkap dan dijelaskan sebagai berikut:

Tema cerita
Tema biasanya dalam karya sastra berisfat mengikat dan merupakan Tema merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan, Tema disaring dari motif- motif yang terdapat dalam karya yang bersangkutan yang menentukan hadirnya peristiwa-peristiwa, konflik, dan situasi tertentu. 

Alur Cerita atau plot
Plot atau alur adalah struktur rangkaian kejadian dalam cerita yang disusun sebagai urutan bagian-bagian dalam keseluruhan fiksi. Dengan demikian, plot merupakan perpaduan unsur-unsur yang membangun cerita sehingga menjadi kerangka utama cerita. Plot biasanya berisi urutan kejadian, namun tiap kejadian itu hanya dihubungkan secara sebab-akibat, peristiwa yang disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristiwa yang lain.

Penokohan
Dalam sebuah cerita pendek sering melibatkan istilah-istilah seperti tokoh dan penokohan, watak dan perwatakan, atau karakter dan karakterisasi secara bergantian dengan menunjuk pengertian yang hampir sama. Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita. Sementara tokoh adalah orang/pelaku yang berperan dalam cerita

Penokohan sekaligus mencakup masalah siapa tokoh cerita, bagaimana perwatakan, dan bagaimana penempatan dan pelukisannya dalam sebuah cerita sehingga sanggup memberikan gambaran yang jelas kepada pembaca. Penokohan sekaligus menunjuk pada teknik perwujudan dan pengembangan tokoh dalam sebuah cerita.

Latar
Sebuah cerita pada hakikatnya ialah peristiwa atau kejadian yang menimpa atau dilakukan oleh satu atau beberapa orang tokoh pada suatu waktu tertentu dan pada tempat tertentu. Lantas apa itu latar di dalam cerpen ?,

Latar adalah keterangan mengenai ruang, waktu serta suasana terjadinya peristiwa-peristiwa didalam suatu karya sastra. Atau definisi latar yang lainnya adalah unsur intrinsik pada karya sastra yang meliputi ruang, waktu serta suasana yang terjadi pada suatu peristiwa didalam karya sastra seperti misalnya:

  1. Latar Tempat, Latar tempat mengacu pada lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam sebuah karya fiksi. Unsur tempat yang dipergunakan mungkin berupa tempat-tempat dengan nama tertentu serta inisial tertentu.
  2. Latar Waktu, Latar waktu berhubungan dengan masalah ” kapan ” terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam sebuah karya fiksi. Masalah ”kapan” teersebut biasanya dihubungkan dengan waktu
  3. Latar Sosial, Latar sosial mengacu pada hal-hal yang berhubungan dengan perilaku sosial masyarakat di suatu tempat yang diceritakan dalam karya fiksi. Tata cara kehidupan sosial masyarakat mencakup berbagai masalah dalam lingkup yang cukup kompleks serta dapat berupa kebiasaan hidup, adat istiadat, tradisi, keyakinan, pandangan hidup, cara berpikir dan bersikap. Selain itu latar sosial juga berhubungan dengan status sosial tokoh yang bersangkutan.

Sudut Pandang
Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan dirinya terhadap cerita atau dari sudut mana pengarang memandang ceritanya. Berikut ini beberapa sudut pandang yang dapat digunakan pengarang dalam bercerita: 

a. Sudut pandang orang pertama, sudut pandang ini biasanya menggunakan kata ganti aku atau saya. Dalam hal ini pengarang seakan-akan terlibat dalam cerita dan bertindak sebagai tokoh cerita.

b. Sudut pandang orang ketiga, sudut pandang ini biasanya menggunakan kata ganti orang ketiga seperti dia, ia atau nama orang yang dijadikan sebagai titik berat cerita.

c. Sudut pandang pengamat serba tahu, Dalam hal ini pengarang bertindak seolah-olah mengetahui segala peristiwa yang dialami tokoh dan tingkah laku tokoh.

d. Sudut pandang campuran, (sudut pandang orang pertama dan pengamat serba tahu). Pengarang mula-mula menggunakan sudut pandang orang pertama. Selanjutnya serba tahu dan bagian akhir kembali ke orang pertama.

Unsur Ektrinsik Cerpen

Selain unsur intrinsik di dalam sebuah cerpen juga terdapat unsur ektrinsik atau unsur -unsur yang berada diluar karya sastra yang dapat dijadikan pembentuk sebuah karya sastra, biasanya selalu menyangkut sebuah latar belakang, meliputi latar belakang masyarakat, nilai-nilai yang terkandung di dalam cerpen itu sendiri dan juga latar belakang masyarakat. 

Untur ektrinsik sebuah cerpen secara lengkap adalah sebagai berikut:

a. Latar belakang  masyarakat

Latar belakang masyarakat merupakan unsur yang mempengaruhi cerpen berupa faktor-faktor di dalam lingkungan masyarakat dimana penulis berada sehingga berpengaruh terhadap penulis itu sendiri.

Diantara latar belakang yang mempengaruhi penulis dalam menulis cerpen adalah;
  1. Ideologi suatu negara, konsisi ideologi suatu negara sangat mempengarui hasil karya sastra, diantaranya cerpen. Setiap negara yang mempunyai ideologi yang berbeda akan melahirkan hasil karya sastra yang berbeda pula.
  2. Kondisi politik suatu negara, konsisi politik suatu negara atau wilayah akan sangat mempengaruhi hasil sebuah karya sastra, semisal cerpen. Misalnya, pergolakan konsisi polikit dalam suatu waktu akan mempengaruhi hasil sebuah karya sastra. 
  3. Kondisi ekonomi suatu negara, kondisi perekonomian sebuah bangsa atau negara juga akan ikut berpengaruh terhadap hasil dari sebuah karya sastra termasuk karya sastra cerpen.
  4. Konsisi sosial suatu negara, Selain kondisi ideologi, politik dan perekonomian suatu negara, kondisi sosial juga akan mempengaruhi hasil sebuah karya sastra.

b. Biaografi pengarang atau latar belakang penulis

Latar belakang penulis adalah faktor-faktor yang terdapat dari dalam diri pengarang itu sendiri yang memotivasi atau mempengaruhi penulis dalam menulis sebuah cerpen. Latar belakang penulis terdiri dari beberapa faktor, antara lain:

  1. Aliran sastra penulis, aliran sastra merupakan agama bagi seorang penulis dan setiap penulis memiliki aliran sastra yng berbeda-beda. Hal ini sangat berpengaruh jug terhadap gaya penulisan dan genre cerita yang biasa diusung oleh sang penulis di dalam karya-karyanya.
  2. Riwayat hidup sang penulis,  Riwayat hidup sang penulis berisi tentang biografi sang penulis secara keseluruhan. Faktor ini akan mempengaruhi jalan pikir penulis atau sudut pandang mereka tentang suatu cerpen yang dihasilkan dari pengalaman-pengalaman hidup mereka. Kadang-kadang faktor ini mempengaruhi gaya bahasa dan genre khusus seorang penulis cerpen.
  3. Kondisi psikologis, Kondisi psikologis merupakan mood atau motivasi seorang penulis ketika menulis cerita. Mood atau psikologis seorang penulis ikut mempengaruhi apa yang ada di dalam cerita mereka, misalnya jika mereka sedang sedih atau gembira mereka akan membuat suatu cerita sedih atau gembira pula.

c. Nilai-nilai yang terkandung di dalam cerpen

Unsur ektrinsik yang ke 3 yang terdapat di dalam sebuah cerpen adalah nilai-nilai yang terkandung di dalam cerpen itu sendiri yang meliputi:

  1. Nilai moral, Nilai moral adalah nilai-nilai yang terkandung di dalam cerita dan berkaitan dengan akhlak atau etika yang berlaku di dalam masyarakat. Di dalam suatu cerpen, nilai moral bisa menjadi suatu nilai yang baik maupun nilai yang buruk.
  2. Nilai budaya, Nilai budaya adalah nilai-nilai yang berkenaan dengan nilai-nilai kebiasaan, tradisi, adat istiadat yang berlaku.
  3.  Nilai agama, Nilai agama adalah hal-hal yang bisa dijadikan pelajaran yang terkandung di dalam cerpen yang berkaitan dengan ajaran agama.
  4. Nilai sosial, Nilai sosial adalah nilai yang bisa dipetik dari interaksi-interaksi tokoh-tokoh yang ada di dalam cerpen dengan tokoh lain, lingkungan dan masyarakat sekitar tokoh.

Langkah-langkah menulis cerpen

Agar anda mampu memproduksi sebuah cerpen maka anda harus menggunakan pendekatan khusus berupa langkah-langkah dalam menulis cerpen, sebagai berikut:

1. Observasi (pengamatan) dan menentukan tema 
Melakukan observasi (pengamatan, penelitian, mengungkap pengalaman) dapat memunculkan tema tertentu. Rumusan tema kadang-kadang membutuhkan penjabaran melalui observasi. Jadi observasi dan tema bisa saling melengkapi. Observasi dapat dilakukan dengan melihat suatu peristiwa, mendengar cerita orang lain, atau pengalaman pribadi. 

2. Menentukan latar , tokoh ,sudut pandang, dan konflik 
Menentukan latar,tokoh,konflik dan sudut pandang dalam cerpen yang akan ditulis berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan.

3. Menyusun peristiwa-peristiwa 
Menyusun peristiwa-peristiwa yang akan diceritakan dalam rangkaian alur yang dimainkan dalam latar tertentu. Peristiwa-peristiwa tersebut memuat konflik yang dialami oleh tokoh dalam cerpen. 

4. Memilih kata-kata 
Mengembangkan peristiwa menjadi cerpen dengan pilihan kata yang menarik. Pilihan kata yang digunakan dapat menggunakan kata-kata dari bahasa daerah, bahasa asing , dan bahasa gaya remaja.

Contoh cerpen

Contoh dari cerpen tidak akan disajikan disini berhubung akan membuat artikel terlalu panjang, untuk mendapatkan contoh-contoh cerpen baik cerpen dengan jumlah kata panjang maupun cerpen-cerpen dengan struktur yang singkat, bisa didapatkan dengan melakukan pencarian di internet, ada banyak sekali situs-situs yang menyajikan cerpen-cerpen menarik yang bisa dianalisa.

Demikian  artikel tentang Teks Cerita Pendek (Cerpen): Pengertian, struktur isi, ciri bahasa, unsur intrinsik dan ektrinsik, langkah penulisan dan contoh teks cerpen, semoga bermanfaat.

# Teks Cerita Sejarah : Struktur isi, kaidah kebahasaan, ciri, kata istilah, pengertian dan contoh tekst cerita sejarah

Kali ini saya akan menjelaskan secara lengkap mengenai teks cerita sejarah, apa yang akan saya uraikan di artikel kali ini menyangkut, pengertian teks cerita sejarah, karakteristik atau ciri, struktur isi, kaidah kebahasaan dan unsur lainnya yang terdapat dalam teks cerita sejarah.

Teks cerita sejarah adalah salah satu materi pokok pelajaran bahasa indonesia kurikulum 2013 yang dipelajari di kelas XII.  materi ini perlu dipelajari agar siswa mampu mengenal struktur isi teks cerita sejarah, mengenal ciri bahasa  teks cerita sejarah, mengenal kaidah teks cerita sejarah, memahami isi teks cerita sejarah, serta mampu mempelajari makna kata, istilah, ungkapan dalam teks cerita sejarah.

Di artikel kali ini saya akan jelaskan secara lengkap mengenai teks cerita sejarah sehingga bisa dijadikan referensi untuk anda yang kebetulan ingin mempelajari teks cerita sejarah, di artikel kali ini juga saya akan jelaskan mengenai pengertian dari teks cerita sejarah, dan juga contoh teks cerita sejarah sehingga anda mampu membuat sendiri paragraf teks cerita sejarah dengan melibatkan unsur-unsur dan juga kaidah kebahasan teks cerita sejarah.


text cerita sejarah

Pengertian Teks Cerita sejarah

Text cerita sejarah adalah text yang didalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang kejadian fakta masa lalu yang menjadi asal-muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai kesejarahan baik naratif maupun deskriptif.


Struktur isi teks cerita sejarah

Untuk lebih mudah memahami dan membuat teks cerita sejarah maka salah satu yang harus dipahami adalah struktur isi teks cerita sejarah, struktur teks adalah kerangka acuan yang dapat digunakan untuk mengembangkan teks menjadi paragraf utuh, struktur teks cerita sejarah memang berbeda dengan teks biasa, teks cerita sejarah pada umumya memiliki struktur isi yang berorientasi pada cerita sejarah,berisi rangkaian peristiwa yang diikuti oleh re orientasi.


1. Judul, merupakan  kata kunci yang mewakili keseluruhan isi cerita, pada teks cerita sejarah judul dapat berupa nama tempat, benda peristiwa dan lain sebagainya, biasanya di awali dengan kata asal mula, asal usul, sejarah dan kata lainnya yang mendukung bahwa isi cerita mengandung nilai keseharahan.

2. Pendahuluan atau orientasi
Pendahuluan atau orientasi adalah pembuka atau pengantar pembicaraan sehingga pembaca tidak langsung di bawa pada inti cerita yang dibahas, pendahuluan ini bisa kita isi dengan pengenalan awal peristiwa sejarah, pendahuluan ini bersifat opsional artinya boleh tidak dilibatkan didalam teks.

3. Rekaman peristiwa
Ini adalah bagian dari teks yang merupakan inti dari teks cerita sejarah, pada bagian rekaman peristiwa sejarah ini di uraikan secara lengkap dari mulai awal sampai akhir secara kronologis.

4. Penutup atau reorientasi
Berisi cerita akhir atau kesimpulan dari paparan yang diceritakan sebelumnya, pada umumnya  berupa akibat atau konsequensi  dari rangkaian peristiwa sebelumnya, seperti misalnya kekalahan, kemenangan atau kematian dan bisa juga berisi komentar penulis atau evaluasi dari peristiwa.


Ciri Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

1. Konjungsi temporal
Konjungsi temporal adalah kata hubung yang menghubungkan dua kejadian atau peristiwa, konjungsi temporal dibagi kedalam beberapa jenis diantaranya adalah:
  • Konjungsi temporal yang menghubungkan dua hal sederajat misalnya apabla, bilamana, demi, hingga ketika, sejak, selama, semenjak sementara, tatkala, waktu, setelah, sesudah dan sebagainya.
  • Konjungsi temporal yang menghubungkan dua buah kalimat yang sederajat, yang termasuk kedalam konjungsi temporal ini diantaranya adalah setelahnya dan sesudahnya.
2. Nomina / kata benda
Untuk nomin dibagi menjadi 3 kelompok yaitu sebagai berikut:
  • Nomina modifikatif misalnya dua botol, ruang makan dan lain sebagainya.
  • Nomina kordinatif (kata benda saling menerangkan),  misalnya sandang pangan, lahir batin, hak dan kewajiban, sarana dan prasarana, adil dan makmur dan lain sebagainya.
  • Nomina apositif, sebagai keterangan yang diselipkan atau ditambahkan,  misalnya pergi berlibur ke garut, teman sekamarku, Aulia dan lain sebagainya.
3. Verba
Ini sama halnya dengan kelompok nomina di bagi menjadi beberapa kelompok yaitu verma modifikatif, verba kordinatif dan verba apositif.


4. Nominalisasi
adalah proses pembentukan nomina atau kata benda dari kelas yang lain dengan menggunakan istilah tertentu, biasanya sering digunakan pada bahasa yang digunakan untuk menjelaskan isi dari penceritaan ulang. Dalam pembetukan nomina biasanya selalu melibatkan pemberian imbuhan antara lain:

  • Sufiks atau akhiran, seperti misalnya akhiran an, at, si, isme, is or dan tas, sebagai contoh misalnya aku sangat menyukai manisan yang dibuat istriku, atau Dia adalah seorang komikus terkenal di dunia dan lain sebagainya.
  • Prefiks atau awalan, misalnya seperti pe, se, ke, seperti misalnya saya sekantor dengan dia, atau pedagang itu sangat jujur
  • Konfiks atau gabungan awalan dan akhiran,  seperi misalnya ke-an, pe-an dan per-an, misalnya kalimat yang mengandung kata seperti pengaturan, pertunjukan atau kekayaan dan lain sebagainya.
  • Infiks atau sisipan, seperti misalnya el dan er, seperti misalnya kalimat yang mengandung kata seperti gelembung, seruling, telunjuk dan lain sebagainya.


Kaidah teks  cerita sejarah

Kaidah atau aturan teks dalam cerita sejarah biasanya selalu melibatkan kata kerja (verba) material, pronomina atau kata ganti, kata-kata yang menunjukan kejadian atau peristiwa, adanya  dan konjungsi (kata penghubung) temporal. Untuk lebih jelasnya bisa lihat dibawah ini.

  • Pronomina (kata ganti), merupakan kata yang digunakan untuk menggantikan benda dan menamai seseorang atau sesuatu secara tidak langsung.
  • Frasa adverbial, meupakan kata yang menunjukan kejadian atau peristiwa, waktu, dan tempat.
  • Verba material, merupakan kata yang berfungsi untuk menunjukan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Kata kerja material menunjukan perbuatan fisik atau peristiwa, misalnya membaca, menulis, dan menyapu.
  • Konjungsi Temporal (kata sambung waktu), berguna untuk menata urutan-urutan peristiwa yang diceritakan, teks cerita sejarah banya memanfaatkan konjungsi (kata penghubung) temporal.

Jenis Isi teks cerita sejarah

Secara umum teks cerita sejarah dapat dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu:

1. Cerita sejarah fiksi yaitu cerita sejarah yang tidak nyata. Jalan cerita pada teks sejarah fiksi disusun berdasarkan kisah dari dunia nyata dan disajian berdasarkan sudut pandang pribadi pengarangnya. Karakter tokoh yang terdapat pada cerita tidak digambakan sepenuhnya. Jenis-jenis cerita sejarah fiksi adalah:
  • Novel
  • Cerpen
  • Legenda

2. Cerita sejarah non fiksi yaitu cerita sejarah yang benar-benar pernah terjadi atau nyata. Jenis-jenis cerita sejarah non fiksi adalah:
  • Biografi
  • Autobiografi
  • Cerita perjalanan
  • Catatan sejarah.

Teks cerita sejarah non fiksi harus berdasarkan bukti dan data-data yang objektif. Penggambaran tokoh di dalam cerita harus ditulis berdasarkan fakta dan data.


Contoh teks cerita sejarah

Salah satu conoh dari teks sejarah misalnya sebagai berikut:

 SEJARAH TERBENTUKNYA PULAU SAMOSIR DANAU TOBA

Siapa yang tidak mengenal Pulau Samosir yang berada di Provinsi Sumatera Utara ini, tentunya anda telah mendengar banyak informasi mengenai Pulau Samosir yang sangat indah dan kaya akan budaya batak ini. Pulau Samosir sudah sangat famous / terkenal bukan hanya di Indonesia saja, melainkan sudah mendunia dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

Pulau Samosir adalah sebuah pulau vulkanik di tengah Danau Toba di provinsi Sumatera Utara. Sebuah pulau dalam pulau dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut menjadikan pulau ini menjadi sebuah pulau yang menarik perhatian para turis. Pulau Samosir sendiri terletak dalam wilayah Kabupaten Samosir yang baru dimekarkan pada tahun 2003 dari bekas Kabupaten Toba -Samosir.

Pulau Samosir merupakan sebuah pulau besar di Danau Toba dimana di Pulau Samosir sendiri terdiri dari enam kecamatan dari sembilan kecamatan yang terdapat di Kabupaten Samosir.  Danau Toba sendiri memiliki panjang 100 km dengan lebar 30 km dan kedalaman bisa mencapai 505 m yang berada di ketinggian 900 meter. Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanologi terbesar di dunia. Pulau Samosir sendiri memiliki luas 640 km2 dan merupakan pulau tengah danau kelima terbesar di dunia.

Danau Toba dan Pulau Samosir terbentuk dari letusan gunung berapi maha dahsyat sekitar 69000 sampai 77000 tahun yang lalu dengan skala 8.0 Volcanic Explosivity Index (VEI) . Skala 8.0 VEI dideskripsikan sebagai letusan supervulkanologi sangat dahsyat yang memuntahkan >1000 km3 material letusan dengan ketinggian letusan mencapai 50km dan mempengaruhi suhu dan kondisi di lapisan toposphere dan stratosphere bumi.

Dahulu Pulau Samosir berada dalam satu daratan dengan Pulau Sumatera, berbentuk sebuah tanjung di Danau Toba. Bagian paling sempit dari Samosir adalah di Pangururan, lebarnya hanya sekitar 300 meter. Warga dulu menyeret perahu agar bisa pindah ke sisi Danau Toba yang satunya, daripada harus memutari Samosir.

Pada era penjajahan Belanda dibangunlah kanal sungai untuk mempertemukan kedua sisi Danau Toba. Perahu bisa lewat dari satu sisi Danau Toba, ke sisi lainnya tanpa memutari Samosir. Dengan kanal itu, terputuslah sudah Samosir dengan dataran Sumatera dan bisa dikatakan telah resmi menjadi sebuah pulau. Area pemotongan Samosir tersebutlah yang disebut dengan Tano Ponggol. Pada awalnya, area Tono Ponggol dibangun sebuah jembatan dengan menggunakan kayu untuk waktu yang cukup lama. Namun kini Jembatan Tano Ponggol sudah dibeton pada tahun 1982. Menurut buku-buku Budaya Batak, Tano Ponggol di “potong” Belanda dengan dua alasan yaitu pertama bertujuan untuk memperlancar transportasi air dan kedua bertujuan untuk memecah belah Bangsa Batak dahulu secara psikologis.

Spesifikasi Hardware & Software untuk Komputer Server

Komputer  Server adalah komputer yang berfungsi sebagai pusat pengelola  lalulintas dan aplikasi jaringan komputer. Karena berfungsi sebagai pusat, minimal sebuah server harus mempunyai beberapa karakter yang lebih dibandingkan dengan komputer yang terhubung kedalam suatu jaringan. Keseluruhan komputer yang terhubung ke server dalam jaringan disebut sebagai Workstation. Hampir semua jenis computer dapat digunakan sebagai computer workstation.

kebutuhan hardware dan software komputer server


Kebutuhan Hardware (Perangkat Keras) jaringan komputer

Hardware adalah perangkat keras yang dimilki oleh sebuah sistem komputer, sedangkan hardware jaringan komputer adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya dalam sebuah jaringanyang bertujuan untuk berbagi data, informasi dan peralatan lainnya perangkat ini bersifat fisik atau terlihat wujudnya.

Harware yang dibutuhkan untuk jaringan komputer adalah sebagai berikut:

1.Modem

Modem digunakan oleh jaringan agar jaringan bisa terhubung dengan internet

2. NIC (Network Internet Card) atau kartu jaringan

NIC adalah sebuah hardware untuk mendukung jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya, bentuk NIC berupa kepingan komponen yang bisa di bongkar pasang pada slot PCI atau slot PCIE yang terdapat di main board komputer.

Pada NIC terdapat sebuah port khusus biasanya berupa port RJ 45 yang digunakan untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya menggunakan Konektor RJ 45 dan kabel UTP, untuk beberapa NIC juga dilengkapi dengan Komponen Wireless.

3. HUB

Hub merupakan perangkat keras jaringan yang dapat digunakan sebagai terminal port untuk menghubungkan komputer dalam jaringan, HUB biasanya memiliki banyak port RJ45, jumlah port dalam sebuah Hub minimal 4 port. setiap komputer agar saling terhubung satu sama lain dalam jaringan biasanya menggunakan HUB.

4. Kabel UTP

Kabel UTP adalah kabel jaringan dengan 8 kabel warna-warni didalamnya, untuk menghubungkan komputer satu dengan lainnya dalam jaringan biasanya menggunakan kabel UTP yang sudah dihubungkan dengan konektor RJ 45,

5. Konektor RJ 45

adalah konektor yang digunakan untuk menghubungkan kabel RJ 45, konektor RJ 45 semacam ject yang memiliki 4 pin didalamnya.

6. Bridge

Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda.
Contoh:
menghubungkan jaringan yang menggunakan fiber optik dengan jaringan yang menggunakan coacial.
Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil.


7. Swich

Merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and forward. Switch cut-through mempunyai kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tijuannya, sedangkan switch store and forward merupakan kebalikannya. Switch ini menerima dan memeriksa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket merlukan waktu, tetapi proses ini memungkinkan switch mengetahui adanya kerusakan pada paket data dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.

Cluster Control Unit

Cluster Control Unit membangun hubungan antara terminal yang dikendalikannya dengan perlatan-peralatan dan jaringan. Alat ini memungkinkan beberapa terminal berbagi satu printer atau mengakses beberapa komputer melalui jaringan yang bebeda. Cluster Control Unit dapat pula mengerjakan pemeriksaan kesalahan dan pengubahan kode.

8. Front - end Processor

Front-end Processor menangani lalulintas Jaringan komputer yang masuk dan keluar dari host komputer. Kedua komputer tersebut dapat merupakan jenis apapun, tetapi configurasi yang umum terdiri dari sejenis komputer mini khusus yang berfungsi sebagai front-end processor dan sebuah mainframe yang menjadi host.
Front-end Processor berfungsi sebagai unit input dari host dengan mengumpuklkan pesan-pesan yang masuk dan menyiapkan data bagi host. Front-end Processor juga berfungsi sebagai unit output dari host dengan menerima pesan-pesan untuk transmisi ke terminal.

Walau kecepatan transmisi antara saluran dan front end Processor relatif lambat ( dalam banyak kasus bit-bit ditransmisikan secara serial ) kecepatan tarnsmisi front-end processor dengan host dapat berlangsung secara cepat ( beberapa bit ditransmisikan secara paralel).

Sebagian front-end processor melakukan message switching dengan mengatur rute (routing) pesan dari suatu terminal ke yang lain tanpa melibatkan host. Jika karena suatu hal terminal penerima tidak dapat menerima pesan (mungkin sedangan digunakan atau rusak) front-end processor dapat menyimpan pesan tersebut dalam penyimpanan sekunder dan mengirimkannya nanti. Kemampuan ini disebut simpan dan teruskan (store and forward).

B. Kebutuhan Software (Perangkat Lunak) Jaringan Komputer

Software jaringan komputer adalah perangkat lunak atau program baik itu sistem operasi maupun program aplikasi yang berfungsi untuk mendukung jaringan komputer.

Berikut adalah beberapa Software yang dibutuhkan untuk jaringan komputer:

1. Sistem operasi

Sistem operasi adalah perangkat lunak level bawah yang digunakan untuk mengeloala dan mengintegrasikan hardware dalam sebuah sistem komputer.

Contoh sistem operasi: linux, window, mac os dll.

Untuk server lebih disarankan menggunakan linux debian karena linux debian cukup stabil walaupun dinyalakan secara terus menerus dan juga lebih aman.

2. Aplikasi Remote server.

Aplikasi remote server merupakan aplikasi wajib yang harus aktif di komputer server, aplikasi ini diperlukan agar komputer server dapat diakses secara remote menggunakan aplikasi remote client, baik melalui jaringan wan maupun wan.

Untuk server yang menggunakan sistem operasi linux debian, salah satu aplikasi remote server yang cukup populer dan banyak digunakan adalah Aplikasi SSH Server.

SSH Server merupakan protokol aplikasi yang memungkinkan pertukaran data antara 2 jaringan yang lebih aman dibandingkan aplikasi telnet, rsh dan rlogin.

3. Aplikasi NTP Server

NTP (Network time protocol) adalah Sebuah aplikasi server, yang berfungsi agar server bisa melakukan share waktu dengan komputer client, NTP perlu diaktifkan di mesin server agar setiap client dapat terintegrasi dengan waktu mesin server, sehingga waktu di client akan sesuai dengan mesin server.

Aplikasi NTP server merupakan aplikasi yang banyak digunakan di sistem oprasi linux debian.

4. Aplikasi Samba Server.

Aplikasi samba server merupakan aplikasi yang berjalan di sistem operasi linux yang berfungai agar sistem operasi linux bisa melakukan sharing data dan file dengan sistem operasi windows, sistem operasi windows akan langsung bisa terhubung dengan server yang didalamnya sudah mengaktifkan aplikasi samba server, karena windows sendiri sudah memiliki SMB sistem data block yang arsitekturnya sama dengan samba.

5. DHCP Server

DHCP server merupakan fitur wajib yang harus diaktifkan di komputer server, dengan aktifnya fitur ini maka server dapat memberikan ip address secara otomatis setiap kali ada komputer client yang terhubung.

Dengan mengaktifkan DHCP server di komputer client maka  bisa mengurangi tugas administrator jaringan, administrator tidak perlu harus mengkonfigurasi ip address client setiap kali client terhbung ke jaringan untuk mengakses server, di komputer client konfigurasi address cukup diseting otomatis saja.

6. DNS Server

DNS (Domain Name Server) memungkinkan ip address memiliki nama alias sehingga mudah dikenal oleh pengguna, DNS server akan menterjemahkan ip address ke nama domain atau sebaliknya.

8. Web Server

Web server adalah aplikasi yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah halaman situs, sehingga server dapat berfungsi untuk menerima request dari komputer client yang berupa halaman situs.

Untuk meminta halaman situs client menggunakan web browser.

9. NMap

NMap adalah sebuah software security scanner yang dikembangkan oleh Gordon Lyon alias Fyodor Vaskovich yang compatible dengan OS Windows, Linux, Mac OS X, Solaris, BSD dan Amigos OS. N Map tersedia dengan dua versi yaitu versi GUI dan Command line, lalu apa fungsi software ini??
Mari kita ulas lebih lanjut.NMap memiliki fungsi-fungsi standar layaknya sebuahsecurity scanner: mendeteksi port-port yang terbuka, mengidentifikasi versi OS dan aplikasi yang digunakan untuk menjalankan service, dan lain-lain.

10.WireShark

Software wireshark memilki beberapa fungsi, yaitu :
Mampu menganalisa transmisi paket data pada jaringan,
Memonitoring proses koneksi dan transmisi data antar komputer.
Mampu mengetahui isi paket data yang sedang berlalu lintas dalam jaringan komputer tersebut.

11.Look@LAN

Software ini bisa digunakan pada OS apapun, pengoperasiannya pun cukup mudah, software ini akan menampilakan laporan yang menyatakan keadaan jaringan pada saat itu, dalam bentuk tabel. Beberapa fitur yang dimiliki software ini adalah :
Mengetahui IP Address, pada komputer jaringan
Mengetahui status konektivitas dengan jaringan
distance
Serta mengetahui sistem operasi yang digunakan oleh komputer pada jaringan  tersebut
Mengetahui hostname, netBIOS name, netBIOS user, SNMP status dan Trap.
Menginformasikan pada komputer server, host yang sedang online/offline

12.Angry IP Scanner

IP angry Scanner berfungsi untuk membantu dalam pengelolaan, invostorisasi serta menjaga jaringan agar tetap mampu berjalan dengan baik, melalui alamat IP Address dari setiap komputer yang ada pada jaringan. Selain itu, software ini jugadapat membantu seorang admin jaringan dalam mengawasi error atau trobubleshooting ajringan karena permasalahan pada IP address, bisa juga karena IP address yang conflik. Selain itu, software ini juga mengantisipasi adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang berusaha menyusup pada jaringan seseorang dengan menggunakan IP address yang telah tersedia pada range nya.

13.Dude

Sotfware ini memudahkan seorang admin jaringan memonitoring jaringannya, serta mendukung berbagai protokol jaringan, seperti SNMP, ICMP, DNS dan TCP.
Berikit ini adalah cara kerja Dude :
Secara otomatis Dude akan melakukan scan keseluruhan pada jaringannya, termasuk perangkat yang tergabung dalam jaringan berbasis dengan subnet.
Software ini akan secara otomatis mampu memetakan jaringan komputer.
Apabila terjadi troubleshooting pada jaringan, maka software ini akan secara otomatis memberikan pesan peringatan.


Sebenarnya ada banyak sekali aplikasi server yang dapat digunakan, penggunaannya disesuaikan dengan fungsi server itu sendiri.

3.Kebutuhan Minimal Server

Komputer  Server, suatu komputer yang menjadi pengelola dan pusat bagi komputer lainnya. Karena berfungsi sebagai pusat, minimal sebuah server harus mempunyai beberapa karakter yang lebih dibandingkan dengan komputer yang terhubung kedalam suatu jaringan. Keseluruhan komputer yang terhubung ke server dalam jaringan disebut sebagai Workstation. Hampir semua jenis computer dapat digunakan sebagai computer workstation.

Kebutuhan minimal Komputer Server



Untuk menjalankan aplikasi ini sebagai server membutuhkan komputer dengan spesifikasi minimum baik hardware maupun software sebagai berikut:


Hardware:
a.Processor 600 Mhz
b.Memory dengan RAM 192 MB
c.VGA on Board
d.Monitor Super VGA (800x600) dengan minimum 256 warna
e.CD-ROM atau DVD-ROM
f.Keyboard + mouse


Software:
2.Kebutuhan Minimum Server
Adapun perangkat lunak yang dibutuhkan dan telah diujicobakan pada komputer server yaitu:
a.Operating System : Windows XP Service Pack 2
b.Web Server : Apache 2.4.3
c.Programming Language : PHP 5.4.7
d.Database : MySQL 5.5.27

Kebutuhan Minimal Client

Untuk menjalankan aplikasi ini sebagai client membutuhkan komputer client dengan spesifikasi minimum sebagai berikut:


Hardware:
a.Processor 233 Mhz
b.Memory dengan RAM 64 MB
c.VGA on Board
d.Monitor Super VGA (800x600) dengan minimum 256 warna
e.Keyboard + mouse
2.Kebutuhan Minimum Server

Software:
Adapun perangkat lunak yang dibutuhkan dan telah diujicobakan pada komputer client yaitu:
a.Operating System : Windows XP Service Pack 2
b.Browser: Mozilla Firefox versi 12.0

Mengenal Jenis Sistem Operasi Jaringan (Close dan Open Source)

Berbicara mengenai Jaringan Komputer atau computer network tidak lepas dengan peranan sistem operasi, memilih sistem operasi yang tepat dapat menciptakan jaringan yang handal dan ampuh dalam mengelola jaringan, untuk sistem operasi jaringan ada dua macam jenis sistem operasi yang bisa digunakan, yaitu sistem operasi close source dan sistem operasi open source.

Perbedaan kedua sistem operasi tersebut terletak pada kode sumber programnya atau source kodenya, jika open source kode program terbuka untuk siapapun karena memang sengaja di buka oleh pengembangnya dan diizinkan untuk dimodifikasi, sehingga bisa dimodifikasi oleh siapapun, sedangkan sistem operasi close source, kode program tertutup hanya perusahaan yang mengembangkan sistem operasi saja yang bisa melihat momofidikasi kode program sistem operasi tersebut.

Mengenal Apa itu Sistem Operasi?

Sistem operasi

Secara umum, Sistem Operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas schedule task, dan antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software. Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu. (sumber: wikipedia)

Jenis Sistem Operasi Jika dilihat dari Source Kodenya?

Jika dilihat dari source codenya, ada 2 jenis sistem operasi yang bisa kita gunakan untuk dilibatkan dalam jaringan yaitu sistem operasi close source dan sistem operasi open source.

Perbedaan kedua sistem operasi tersebut terletak pada kode sumber programnya atau source kodenya, jika open source kode program terbuka untuk siapapun karena memang sengaja di buka oleh pengembangnya dan diizinkan untuk dimodifikasi, sehingga bisa dimodifikasi oleh siapapun, sedangkan sistem operasi close source, kode program tertutup hanya perusahaan yang mengembangkan sistem operasi saja yang bisa melihat momofidikasi kode program sistem operasi tersebut.

closed-source-vs-open-source

Open source (kode program terbuka) dipopulerkan tahun 1998. Sejarah perangkat lunak open source lahir sejak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, dan MIT pada tahun 1960-an dan 1970-an.Sistem operasi open source dinggap menguntungkan, khususnya oleh para pengguna open source.

Memang ada banyak perangkat lunak yang menyediakan program terbuka namun belum tentu bisa dikatakan open source, jika program tidak diizinkan untuk dimodifikasi, software baik itu sperangkat lunak sistem operasi atau perangkat lunak aplikasi baru dikatakan open source jika kode sumber atau source kode terbuka dan diizinkan untuk dimodifikasi, jika tidak diizinkan untuk dimodifikasi maka tidak bisa dikatakan open-source.

Beberapa keuntungan dan kerugian sistem opersi close source versus open source :

A. Sistem Operasi Open Source

Keuntungan Sistem operasi open source:


  • Banyak tenaga (SDM) yang berperan mengerjakan proyek
  • Kesalahan (bugs, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
  • Kualitas hasil lebih terjamin karena komunitas melakukan evaluasi
  • Lebih aman
  • Hemat biaya
  • Tidak mengulangi development
  • Biaya lebih murah.

Kekurangan Sistem Operasi close Source:

  • Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source
  • Tidak adanya proteksi terhadap HAKI

Contoh Sistem operasi yang termasuk Open Source adalah:
  • Linux:Ubuntu, Red Hat,  Mandriva, CentOS, Fedora, Blankon, OpenSUSE, Clear OS
  • Open BSD dan Free BSD
  • Open Solaris dan Solaris
  • Android
 

2. Close Source


Kelebihan Sistem Closed Source

  • Kestabilan sistem terjamin karena ada penangung jawab resmi.
  • Support langsung dari pemilik aplikasi /program.
  • Mudah mendapatkan sertifikasi.
  • Lebih mudah digunakan / dipelajari / dipahami karena mayoritas pengguna menggunakannya ( pada daerah tertentu ).
  • Bi

Kekurangan Close Source


  • Tidak ada support khusus / langsung dari pembuat (developer).
  • Celah yang terbuka, bisa dimanfaatkan untuk pengambilan informasi.
  • Sosialisasi pemakaian, agak sulit, karena umumnya pengguna menggunakan close source (e.g.Windows),hanya pada daerah tertentu).
  • Sulit untuk mendapatkan sertifikasi.
  • Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna untuk menyediakan dana /financial.
  • Pengembangan terbatas.
  • Diperlukan antivirus.
  • Aplikasi umumnya tersedia berbayar.
  • Deteksi kelemahan aplikasi menunggu feedback dari pengguna.
  • Biaya lebih mahal.

Contoh Sistem operasi yang termasuk Close Source adalah

  • Microsoft Windows
  • Mac OS
Back To Top