Blog Informasi Teknologi

Jaringan WAN : pengertian, fungsi, perangkat hardware, kelebihan dan kekurangan serta contoh jaringan wan

Teknologi komputer dari hari ke hari terus mengalami perkembangan yang significan, salah satu teknologi komputer yang paling banyak digunakan saat ini adalah teknologi jaringan, yaitu teknologi yang digunakan untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan komputer lainnya untuk tujuan tertentu.

Berbicara mengenai jaringan komputer, sebenarnya materi ini banyak dipelajari di smk jurusan teknik komputer jaringan (TKJ). Berdasarkan luas jangkauannya, jaringan komputer itu dibagi menjadi beberapa kategori yang meliputi:
  • WAN (Wide area network)
  • MAN (Metropolitan area network)
  • LAN (Local Area Network)
  • Internet (Jaringan komputer seluruh dunia)

Untuk artikel kali ini saya akan khususkan membahas mengenai jaringan WAN atau wide area network, apa yang saya akan uraikan di artikel kali ini meliputi pengertian, fungsi, perangkat hardware jaringan beserta fungsinya, keuntungan dan kerugian jaringan wan dan juga contoh dari jaringan wan.

Jaringan wan


Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu anda terutama para siswa smk ataupun guru mata pelajaran yang kebetulan sedang membutuhkan untuk menambah kajian materi tentang jaringan WAN.


Pengertian Jaringan WAN

Menurut wikipedia jaringan wan adalah Jaringan area luas (bahasa Inggris: Wide Area Network; WAN ) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

Atau

Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit.

Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.

Atau ada juga yang mendefinisikan
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang  jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh.  WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer–komputer atau file server pada lokasi lain.  Beberapa teknologi WAN antara lain adalah Modem, ISDN, DSL, Frame Relay, T1, E1, T3, E3 dan SONET.

Perangkat (Hardware) Utama Jaringan WAN

 WAN menghubungkan beberapa LAN melalui jalur komunikasi dari service provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa langsung dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa perangkat interface.
Perangkat–perangkat tersebut antara lain:

1. Router
LAN mengirimkan data ke Router, kemudian Router akan menganalisa berdasarkan informasi alamat pada layer 3. Kemudian Router akan meneruskan data tersebut ke interface WAN yang sesuai berdasarkan routing table yang dimilikinya.  Router adalah perangkat jaringan yang aktif dan intelegent dan dapat berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router mengatur jaringan dengan menyediakan kontrol dinamis melalui sumber daya dan mendukung tugas dan tujuan dari jaringan. Beberapa tujuan tersebut antara lain konektivitas, perfomansi yang reliabel, kontrol manajemen dan fleksibilitas.

2. CSU/DSU
Jalur komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai.  Untuk jalur digital, sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data Service Unit (DSU) dibutuhkan. Keduanya sering digabung menjadi sebuah perangkat  yang disebut CSU/DSU.

3. Modem
Modem adalah sebuah perangkat dibutuhkan untuk mempersiapkan data untuk transmisi melalui local loop. Modem lebih dibutuhkan untuk jalur komunikasi analog dibandingkan digital.  Modem mengirim data melalui jalur telepon dengan memodulasi dan demodulasi sinyal.  Sinyal digital ditumpangkan ke sinyal suara analog yang dimodulasi untuk ditransmisikan.  Pada sisi penerima sinyal analog dikembalikan menjadi sinyal digital atau demodulasi.

4. Communication Server
Communication Server mengkonsentrasikan komunikasi pengguna dial-in dan remote akses ke LAN.  Communication Server memiliki beberapa interface analog dan digital serta mampu melayani beberapa user sekaligus

Fungsi jaringan wan

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari sebuah jarignan WAN (Wide Area Network): yang dikutif di salah satu halaman situs dosen it (http://dosenit.com/jaringan-komputer/konsep-jaringan/fungsi-wan) :

1.Mengintegrasikan dan menggabungkan jaringan LAN dan MAN menjadi satu

Fungsi utama dari dibangunnya sebuah jaringan luas atau WAN adalah untuk melakukan integrasi dan juga penggabungan dari jaringan LAN dan juga jaringan MAN, menjadi satu kesatuan jaringan yang utuh. Biasanya, fungsi ini akan sangat berguna bagi sebuah perusahaan yang memiliki banyak kantor cabang, di luar negeri dan juga diluar kota.

Dengan adanya jaringan WAN, maka setiap kantor cabang ataupun kantor perwakilan akan saling terhubung satu sama lain dengan sebuah jaringan komputer yang sangat luas. (baca juga: Jaringan LAN, MAN, dan WAN)

2. Mempermudah dan mempercepat arus informasi dan komunikasi

Fungsi berikutnya dari sebuah jaringan komputer WAN adalah memudahkan dan juga mempercepat arus informasi dan juga komunikasi. Seperti contoh sebuah komunikasi dari kantor cabang, perwakilan dan juga kantor pusat.

Dapat dibayangkan apabila kantor cabang yang berada di pulau Kalimantan, harus meminta informasi dari kantor pusat yang berada di pulau Jawa. Tanpa adanya jaringan terintegrasi WAN, maka tentu saja hal ini berjalan sangat lama dan juga sangat sulit. Karena itu, dengan adanya WAN setiap kantor cabang akan lebih cepat dan juga mudah dalam mengakses dan juga emmperoleh informasi dari kantor pusat.
Sponsors Link

3. Meningkatkan efisiesnsi perpindahan arus informasi

Dengan semakin mudahnya arus informasi dan juga transfer data akan lebih memudahkan informasi yang datang dan keluar menjadi lebih cepat. Seperti komunikasi antar kantor cabang dan juga kantor perwakilan, maka sudah pasti efisinsi waktu akan tercipta dan akan menjadi sangat baik.

Dengan meningkatnya efisisensi waktu yang dimiliki kantor dalam melakuakan transmisi data, maka hal ini kan menyebabkan kinerja dan juga kemampuan perusahaan akan menjadi semakin baik dan juga semakin meningkat.

4. Menghemat biaya operasional

Penghematan dari biaya operasional pun akan menjadi lebih baik lagi. Hal ini tentu saja berhubungan erat dengan efisiensi waktu dan juga tenaga yang dihasilkan berkat adanya jarinan WAN ini.

Ayangkan saja apabila kantor cabang harus mengambil data dan juga informasi tanpa menggunakan jaringan WAN, maka bisa jadi staff dari kantor cabang tersebut harus pergi ke kantor pusat untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, yang pastinya biaya transportasi yang akan membengkak dan menyebabkan pengeluaran perusahaan dari biaya operasional menjadi semakin bertambah.

5. Mencegah terjadinya miskomunikasi


Miskomunikasi juga biasanya sering terjadi apabila komunikasi dan juga penyampaian informasi dilakukan secara manual. Hal ini wajar saja karena manusia memang memiliki kecenderungan untuk salah dalam menafsirkan, sehingga bisa saja miskomunikasi tersebut dapat mengganggu jalannya bisnis yang dilakukan oleh perusahaan.

Disinilah jaringan WAN memegang fungsi dan juga peranan yang sangat penting bagi arus informasi dan juga proses komunikasi dari setiap kantor yang ada. Dengan menggunakan jaringan WAN sebagai media transmisi data dan informasi, maka kejadian miskomunikasi akan dapat diminimalisir bahkan dihilangkan. Hal ini disebabkan karena nantinya setiap user dan setiap kantor cabang juga perwakilan akan memperoleh informasi yang sama satu sama lain, karena berasl dari satu komputer induk atau server yang sama.

Mengakses serta menggunakan internet secara menyeluruh dengan jangkauan yang luas diharuskan menggunakan hardware jaringan seperti  jenis kabel jaringan komputer mana yang harus dipasangkan. Seperti pada kabel fiber optic, cara kerja fiber optik sebagai media transmisi menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk digunakan pada jaringan WAN, sebab kabel fiber optic cukup stabil dalam melakukan file transfering yang baik.
Sponsors Link

6. Mendukung operasionalitas dari sebuah perusahaan multinasional dan internasional

Fungsi WAN yang berikutnya adalah dapat mendukung operasionalitas dari perusahaan yang berskala multinasional dan juga internasional. Dengan adanya jaringan WAN pada sebuah perusahaan tersebut, maka segala bentuk kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan denang lebih baik.

Meskipun jaringan WAN memiliki banyak fungsi yang sangat mendukung kegiatan operasional perusahaan, akan tetapi untuk mengimplementasikan sebuah jaringan WAN cukup sulit. Hal ini tentu saja disebabkan oleh kondisi geografis yang amat luas, yang mencakup multi nation atau banyak Negara.

Beberapa Negara mensyaratkan regulasi tertentu agar sebuah perusahaan bisa membangun jaringan yang terhubung dengan jaringan WAN, serta biaya pembangunan menara transmisi ataupun kabel jaringan bawah laut yang memiliki biaya investasi yang tidak sedikit.

Standar Jaringan WAN

WAN menggunakan OSI layer tetapi hanya fokus pada layer 1 dan 2. Standar WAN pada umumnya menggambarkan baik metode pengiriman layer 1 dan kebutuhan layer 2, termasuk alamat fisik, aliran data dan enkapsulasi.  Dibawah ini adalah organisasi yang mengatur standar WAN.

Organisasi yang mengatur standar wan


Protokol layer 1 menjelaskan bagaimana menyediakan secara elektris, mekanis, operasi dan fungsi koneksi yang disediakan oleh service provider. Beberapa standar fisik dan konektornya digambarkan dibawah ini.

standar konektor jaringan wan


Data link layer menjelaskan bagaimana data dienkapsulasi untuk transmisi ke remote site, dan mekanisme untuk pengiriman yang menghasilkan frame. Ada bermacam–macam teknologi yang digunakan seperti ISDN, Frame Relay atau Asynchronous Transfer Mode (ATM).  Protokol ini menggunakan dasar mekanisme framing yang sama, yaitu High-Level Data Link Control (HDLC) atau satu dari beberapa variannya seperti Point to Point Protocol.

Kekurangan dan Kelebihan jaringan WAN

Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan.

WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang saling terhubung yang ada diberbagai lokasi. untuk menghubungkan jaringan LAN hingga membentuk jaringan WAN dibutuhkan sebuah device yaitu router.

Kelebihan jaringan WAN

Kelebihan dari jaringan wan adalah sebagai berikut:
  • Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
  • Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
  • Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
  • Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
  • Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.

Kekurangan WAN

Sedangkan kekurangan dari jaringan wan adalah sebagai berikut:
  • Biaya operasional mahal  karena maintenanya sangat luas.
  • Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
  • Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
  • Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

Contoh Implementasi dan Penggunaan WAN

Untuk lebih memahami lagi megnenai implementasi dari WAN, maka berikut ini adalah beberapa contoh dan juga aplikasi dari jaringan WAN dalam kehidupan sehari-hari :

1. Internet

Internet merupakan salah satu contoh nyata dan juga konkret dari sebuah jaringan WAN. Dengan adanya internet, maka setiap komputer akan saling terhubung satu sama lain di dalam sebuah jaringan yang sifatnya luas dan juga international. Dengan begitu setiap komputer, terutama komputer pribadi pun bisa saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan jaringan internet, yang merupakan salah satu implementasi dari jaringan WAN ini.

2. Jaringan WAN yang diimplementasikan pada perusahaan nasional atau internasional


Sebagai sebuah perusahaan nasional atau international, maka wajar bahwa perusahaan tersebut memiliki banyak kantor cabang dan juga kantor perwakilan di beberapa Negara berbeda. Untuk dapat saling mengkoneksikan komputer di kantor pusat dan juga kantor cabang dan juga kantor perwakilan di beberapa Negara tersebut, maka digunakanlah pronsip dari WAN untuk dapat mengkoneksikan komputer tersebut.

Contohnya misalnya:
  • Jaringan wan yang menghubungkan komputer antar gerai alfamart.

  • Jaringan yang menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang, misalnya untuk bank. Bank biasanya memiliki kantor pusat dan juga kantor cabang yang tersebar di beberapa kota, untuk saling komunikasi data lewat jaringan, perusahaan tersebut harus mengimplementasikan jaringan wan.

Itulah materi singkat jelas dan padat terkait Jaringan WAN : pengertian, fungsi, perangkat hardware dan contoh jaringan wan, semoga artikel di atas dapat membantu apa yang sedang anda pelajari.

Algoritma Pengulangan looping: (pengertian, contoh kasus dan konsep dasar)

Hay sobat, di artikel kali ini saya akan coba jelaskan mengenai apa itu algoritma pengulangan (LOOPING), jenis-jenis pengulangan dan contoh kasus serta pemecahan masalah algoritma pengulangan seperti menggunakan pencacah naik maupun pencacah turun.

Memang salah satu yang dipelajari di algoritma dan pemrograman dasar adalah pengulangan atau istilah lainnya looping, bukan hanya di algoritma saja, ternyat konsep looping ini digunakan juga di berbagai bahasa pemrograman dan konspe dasarnya adalah algoritma pengulangan.

Anda mungkin sudah tau struktur pengulangan namun belum tau apa maksud algoritma pengulangan ini, kapan harus menggunakan pengulangan dan untuk apa fungsinya, untuk pemula yang baru terjun ke dunia bahasa pemrograman hal semacam ini bisa dimaklumi, tapi disini saya akan jelaskan mengenai algoritma pengulangan ini secara detail sehingga bukan hanya tau pengertiannya saja, anda juga akan tau fungsinya, kapan harus menggunakan pengulangan dan apa maksud dari pengulangan itu sendiri.

algoritma pengulangan looping


Untuk memahami lebih lanjut mengenai pengulangan anda harus tau dan paham mengenai konsep dasar algoritma, dan juga sudah mengenal tipe data dan variable, selain itu anda saya anggap sudah paham struktur dasar dari algoritma sehingga akan lebih mudah untuk memahami contoh kasus yang akan disajikan di artikel ini.

Apa itu Pengulangan?

Pengulangan atau disebut sebagai looping adalah instruksi khusus dalam bahasa pemrograman dan algoritma yang digunakan untuk mengulang beberapa perintah sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan. tujuannya adalah untuk mempermudah pengerjaan program dan untuk mempersingkat instruksi program. dengan pengulangan instruksi program yang seharunya ditulis dengan jumlah baris yang banyak bisa dipersingkat.

Instruksi Pengulangan dalam Algoritma

Ada 3 jenis bentuk instuksi format pengulangan di dalam algoritma yitu sebagai berikut:

1. Pengulangan menggunakan FOR

Pengulangan for disebut juga sebagai pengulangan di awal format instruksinya adalah sebagai berikut:
For i ← nilai_awal to nilai_akhir do
Statement
Endfor

Contoh:
Buatlah algoritma untuk mencetak tulisan "Algoritma Menyenangkan" sebanyak 100 baris maka instruknya adalah:
Jawab:
program looping_for
DEKLARASI
i:integer
ALGORITMA:
for i  ←  1 to 100 do
writeln('Algoritma Menyenangkan')
endfor

2. Penggulangan menggunakan Instruksi While DO

Format:
while kondisi do
pernyataan
endwhile

Contoh Kasus:
Buatlah algoritma untuk mencetak tuliasan angka 1 sampai 100
Jawaban:
promgram looping
DEKLARASI
var i:integer
ALGORITMA:
i ← 0
while i <100 do
writeln ('angka ke', i)
i 
← i+1 {pencacah naik}
endwhile


3. Pengulangan dengan Menggungakan Repeat Until

Format:
repeat
statement
pencacah naik atau pencacah turun until kondisi

contoh kasus:
Buatlah algoritma untuk mencetak tulisan Hello World sebanyak 1000 baris.
Jawab:
program cetak
DEKLARASI
i:integer
ALGORITMA:
i ← 1 {isi nilai awal variable i dengan angka 1)
repeat write ('Hello World') i ← i+1
until i<=1000


Kapan Harus menggunakan Instruksi pengolangan di dalam algoritma?

Sebenarnya  untuk memecahkan masalah kasus pemrograman bisa dipecahkan dengan banyak cara tertangung logika si programmer, seperti halnya banyak jalan menuju kota jakarta, tapi tujuannya tetap saja, tapi yang terbaik adalah bagaimana membuat program dengan instruksi sedikit dan proses sangat cepat.

Programmer yang pintar akan sangat mudah sekali mencari cara yang terbaik untuk membuat program dengan instruksi yang singkat namun prosesnya cepat. salah satu instruksi yang bisa digunakan adalah pengulangan, ketika sebuah kasus memungkinkan untuk menggunakan pengulangan maka harus menggunakan pengulangan.

Kapan instruksi pengulangan harus digunakan?
Instruksi pengulangan digunakan manakala program atau bagian program terindikasi bisa menggunakan proses pengulangan.

Sebagai contoh sederhana. misalkan untuk kasus program untuk menampilkan angka 1 sampai 1000, atau program untuk mencetak tulisan tertentu dalam jumlah tertentu.

Sebenarnya bisa saja tidak menggunakan pengulangan, namun kurang efektif walaupun hasil outputnya bisa saja sama.

Pengulangan dengan Pencacah Naik

Pengulangan pencacah naik yaitu kondisi pengulangan yang dimulai dengan kondisi pencacah kecil ke besar naik sampai jumlah pengulangan yang diinginkan.

Contoh: buat algoritma untuk mencetak tulisan "Teknologi Modern" sebanyak 1000 baris.

Jika menggunakan pencacah naik instruksi algoritmanya adalah sebagai berikut:
Jawab:
algoritma pencacah_naik
DEKLARASI
i:integer
ALGORITMA:
for i  ← 1 to 1000 do
writeln ('Teknologi Modern');
endfor
Pengulangan yang digunakan di algorirma di atas disebut pengulangan pencacah naik karena dimulai dari angka 1 terus naik sampai angka 1.000. bisa juga menggunakan Repeat Until atau While DO.


Pengulangan dengan Pencacah Turun

Pengulangan pencacah turun yaitu kodisi pengulangan yang dimulai dengan kondisi nilai pencacah dari besar ke kecil. sesuai dengan jumlah yang diinginkan.

Contoh: buat algoritma untuk mencetak tulisan "Teknologi HP Modern" sebanyak 1000 baris.

Jika menggunakan pencacah turun instruksi algoritmanya adalah sebagai berikut, misal menggunakan intruksi repeat until:
Jawab:
algoritma cacah_turun
DEKLARASI
i:integer
ALGORITMA:
i ← 1000 {nilai pencacah awal 1000 dimasukan ke variable i}
repeat writeln ('teknologi HP Modern')  
i ← i-1 {turunkan pencacah}
until i<1

Memahami apa itu Variable dan tipe data dalam algoritma dan Bahasa pemrograman?

Di dunia algoritma dan bahasa pemrograman anda akan sering sekali berinteraksi dengan yang namanya variable dan tipe data, 2 istilah ini sangat erat dan sering sekali digunakan di setiap bahasa pemrograman apapun, termasuk algoritma itu sendiri.

Variable dan tipe data saya yakin akan sulit sekali dipahami oleh pemula yang baru terjun ke dunia algoritma dan bahasa pemrograman, dikarenakan kedua istilah tersebut memang jarang sekali tersentuh di kehidupan sehari-hari.

Untuk memahami tipe data dan variable anda bisa membaca di artikel saya sebelumnya yang menguraikan tentang Konsep Dasar Memahami Algoritma untuk pemula dengan membaca artikel tersebut anda akan paham mengenai variable dan tipe data.

memahami variable dan tipe data


Untuk memami tipe data dan variable secara detail maka disini saya akan jelaskan secara formal apa itu variable dan apa itu tipe data.


1. VARIABLE
Pengertian variable adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu
nilai tertentu di dalam proses program yang nilainya  bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan.

Jika anda masih bingung memahami variable, anggap atau bayangkan  saja variable itu semacam wadah atau tempat untuk menampung sesuatu, jika dikehidupan sehari-hari, ember bisa dianggap semacam variable untuk menampung air, gelas untuk menampung kopi atau susu dan sebagainya.

Anggap saja anda akan menyiram tanaman , sebelum anda dapat melakukannya, maka anda perlu menyediakan ember (variable) dan diisi air (tipe datanya), meyiram tanaman bisa diibaratkan sebagai kasus algoritma yang akan anda proses.

Begitu juga di algoritma atau bahasa pemrograman, untuk memproses suatu kasus masalah secara terkomputerisasi menggunakan bahasa pemrograman, sebelum masalah tersebut dapat diproses kita harus mendeklarasikan variable dan tipe datanya yang dapat membantu pemecahan kasus tersebut.


Variable memiliki nama dan nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :

  1. Nama variable bisa menggunakan gabungan huruf dan angka, tapi namanya tidak boleh didaului oleh angka.
  2. Penamaan variable tidak boleh mengandung spasi.
  3. Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore _). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, dsb.
  4. Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.

2. TIPE DATA
Pengertian dari Tipe data adalah jenis data atau nilai yang  yang dapat ditampung dan diolah oleh sebuah variabel. nama tipe data standar secara bawaan sudah didefinisikan oleh bahasa pemrograman sendiri, jadi namanya tinggal kita pilih sesuai dengan penggunaannya, tapi untuk kasus-kasus tertentu, jenis tipe data baru bisa kita buat jika memang dikehendaki. 

Jika anda masih bingung memahami apa maksud dari tipe data, tipe data itu jenis data yang dapat ditampung oleh variable, bayangkan saja jika di kehidupan sehari, gelas dapat menampung kopi atau teh, nah gelas itu bisa di ibaratkan nama variablenya (penampungnya), sedangkan teh atau kopi bisa diibaratkan tipe datanya dalam hal ini jenisnya adalah zat cair.

Itu hanya sekedar perumpamaan saja agar anda bisa memahami apa itu tipe data maupun variable, karena pada kenyataannya tipe data didalam algoritma dan bahasa pemrograman itu memiliki jenis-jenis standar maupun bisa didefinisikan sendiri. 

Di dalam algoritma ataupun bahasa pemrograman Jenis-jenis tipe data dibagi kedalam beberapa kategori sebagai berikut:
  • Tipe data untuk mengolah angka atau bilangan, 
  • Tipe data untuk mengolah text atau tulisan, 
  • Tipe data terstruktur, 
  • tipe data array, 
  • Tipe data record dan 
  • Tipe data boolean (untuk menampung nilai benar atau salah).


a. Tipe data untuk mengolah angka

Jika nilai yang ingin diolah adalah angka maka tipe data yang digunakan adalah tipe data untuk mengolah angka, bisa bilangan bulat atau bilangan pecahan

Tipe data Integer (bilangan bulat)
Integer adalah tipe data untuk mengolah bilangan bulat, beberapa nama tipe data bilangan bulat sesuai dengan kapasitasnya adalah sebagai berikut:
Tipe dataUkuranTempat Rentang Nilai
Byte1 Byte0 s/d +255
Shortint1 Byte-28 s/d +127
Integer2 Byte-32768 s/d 32767
Word2 Byte0 s/d 65535
Longint4 Byte2147483648 s/d 2147483647

Format deklarasi tipe data integer
var nama_variable : jenis_tipe_data_integer

contoh:
var total : Longint

Tipe data Real (Bilangan Pecahan)
Sedangkan untuk mengolah angka pecahan maka tipe datanya dibagi lagi kedalam beberapa jenis sesuai dengan kapasitas ukurannya, sebagai berikut:
Tipe dataUkuranTempat Rentang Nilai
Real6 Byte2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
Single4 Byte2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
Double8 Byte5.0 x 10-324 s/d 1.7 x10308
Extended10 Byte3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x104932
Comp8 Byte3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x104932

Format deklarasi variable real :
var nama_variable:jenis_tipe_data_real

Contoh:
var luas:Real 

2. Tipe Boolean

Tipe data boolean adalah tipe data yang dapat digunakan untuk menampung nilai TRUE atau FALSE saja, tipe data ini dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan kapasitasnya:
Tipe dataUkuran Tempat
Boolean1 Byte
WordBool2 Byte
LonggBool3 Byte
3. Tipe Data Untuk Menampung Tulisan/Text (String)
Tipe data ini digunakan jika jenis data atau nilai yang ingin ditampung oleh variable adalah tulisan atau text. Jenis tipe data ini adalah String

Format deklarasi variable boolean:
var nama_variable:boolean

4. Array Atau Larik
Tipe data ini digunakan untuk mengolah banyak sekali variable tapi memiliki tipe data yang sama, larig digunakan tujuannya adalah untuk mempermudah proses penulisan program dan mempersingkat kode program

Format deklarasi variable array:
var nama_variable: array[size] of tipe_data

Size bisa kita isi dengan angka yang mendefinisikan jumlah array.

contoh array dengan kapasitas 10 dimulai dari 0:
var data_siswa:array[10]of String

contoh array dengan kapasitas 10 dimulai dari 2
var data_siswa:array[2..10]of String
Penjelasan lebih detail tentang array, silahkan baca array 2 dimensi dan 1 dimensi dalam algoritma

Deklarasi Variable

Variable dalam program sebelum digunakan dalam proses program, maka variable tersebut perlu dideklarasikan atau disebutkan, biasanya deklarasi variable harus ditentukan tipe datanya, dan deklarasi variable di setiap bahasa pemrograman tata cara penulisannya berbeda-beda.

Format deklarasi variable adalah:

Var Nama_variable : Tipe_Data

Nama_variable bisa kita tentukan sendiri, dan tipe datanya bisa kita pilih sesuai dengan untuk menampung apa variable tersebut.

Contoh kasus 1:
Misal saya ingin membuat variable dengan nama variablenya  "lebar" yang akan digunakan untuk menampung bilangan bulat yang memiliki kapasitas  maksimalnya 32767. untuk kasus ini kita bisa bisa memilih tipe data Integer.

Deklarasinya adalah
var lebar: integer

Contoh kasus 2:
Misal buat variable dengan nama "alamat" untuk menampung nilai dalam bentuk text, maka untuk kasus ini tipe data yang bisa kita pilih adalah String.

deklarasinya adalah:
var alamat : String


Uraian diatas hanyalah uraian singkat yang menjelaskan apa itu variable dan tipe data, pada praktenya nanti akan ada banyak sekali yang harus anda pahami terkait variable dan tipe data, namun yang benar-benar harus anda pahami adalah konsep tipe data dan variable itu sendiri, semkain anda sering mengerjakan soal algoritma maka anda akan mudah sekali menentukan tipe data yang tepat untuk mengerjakan soal algoritma anda.

intinya adalah Variable dan tipe data adalah 2 istilah dalam bahasa pemrograman yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain,  variable bis diibaratkan nama penampungnya sedangkan tipe data bisa anda ibaratkan sesuatu yang dapat ditampungnya.

Semoga artikel mengenai cara Memahami apti itu Variable dan tipe data dalam algoritma, yang diuraikan di atas bisa anda cerna secara baik.

Konsep Dasar Memahami Algoritma untuk pemula

Halo sobat, di artikel kali ini saya akan menjelaskan tentang  Konsep Dasar Memahami Algoritma untuk pemula, artikel ini sengaja saya sajikan karena saya sadar untuk pemula yang baru mengenal algoritma akan sangat sulit bagaimana cara memahami algoritma untuk pemula. dengan memahami konnsepnya saya yakin anda akan lebih mudah belajar algoritma.

Memang benar kebanyakan pemula yang baru belajar algoritma akan menganggap algoritma itu sangat sulit, bahkan dianggap lebih sulit dari matematika dan fisika, karena untuk mempelajari algoritma memerlukan logika, tapi anda mungkin akan merasa mudah untuk menguasainya ketika anda mampu menguasai matematika atau pelajaran eksak lainnya, namun anda benar-benar harus mengetahui konsep dasarnya.

Apa sih algoritma itu?, algoritma jika harus didefiniskan sebenarnya adalah langkah-langkah penyelesaian masalah untuk kasus yang dapat diproses secara terkomputerisasi, sedangkan menurut wikipedia algoritma adalah prosedur langkah-demi-langkah untuk penghitungan. Algoritma digunakan untuk penghitungan, pemrosesan data, dan penalaran otomatis.

Kenapa harus belajar algoritma?, Jika anda ingin menguasai bahasa pemrograman, apapun bahasa pemrogramannya, baik itu pascal, java, visual basic maka salah satu yang harus dipelajari sebelum terjun ke dunia bahasa pemrograman adalah algoritma, dengan mempelajari algoritma maka anda akan dilatih cara berfikir sorang programmer ketika memecahkan masalah terkomputerisasi.

Konsep dasar Memahami Algoritma untuk Pemula

Jika anda masih bingung mengenai gambaran algoritma, saya akan kasih sebuah contoh algoritma sederhana dalam matematika, sudah lama kita kenal ketika kita diminta untuk memecahkan soal matematika, fisika atau kimia yang sifatnya soal cerita, guru mengajarkan kepada kita bahwa soal-soal cerita untuk mata pelajaran eksak akan lebih baik jika dipecahkan dengan langkah-langkah penyelesaian (diketahui, ditanyakan dan jawab), mungkin anda masih ingat,  seperti ilustrasi dibawah ini:

diketahui:
point-point apa saja yang diketahui dari soal untuk diproses

ditanyakan:
Apa yang ditanyakan di soal?

Jawab:
Uraian proses penyelesaian sampai ditemukan jawabannya.


Saya yakin anda pasti sudah kenal dengan langkah-langkah diatas.

Nah jika diamati langkah-langkah penyelesaian masalah matematika di atas sebenarnya bisa dikatakan identik dengan sebuah algoritma, bedanya adalah struktur dasarnya saja.


Struktur dasar algoritma 

Struktur dasar dari algoritma adalah sebagai berikut:

program nama_program

deklarasi
berisi deklarasi-deklarasi variable

algoritma:
berisi proses pemecahan masalah


Penjelasan
Nama program bisa diisi apa saja dengan aturan yang telah ditentukan (tidak boleh mengandung spasi, tidak boleh didahului angka dan tidak boleh mengandung operator matematika +,-,x / dan lain-lain)

Saya yakin anda mungkin bertanya apa itu variable? nanti saya akan jelaskan.

Memahami algoritma dari Kasus menukarkan isi Gelas

Untuk mempelajari algoritma bagi pemula, salah satunya adalah melalui ilustrasi menukarkan gelas yang berisi susu dan satunya adalah kopi, dengan ilustrasi di bawah ini maka anda akan dilatih dan dikenalkan bagaimana cara berfikir algoritma.

Kasusnya adalah sebagai berikut:

Misal Ada 2 gelas, gelas A berisi Kopi dan gelas B berisi Susu, bagaimana caranya untuk menukarkan isi gelas, jadi gelas A berisi susu dan Gelas B yang awalnya berisi susu harus berisi Kopi?

Ketika melihat soal diatas anda akan sedikit berfikir dan punya logikanya bukan, gampang sekali, ya jawaban untuk menukarkan isi gelas A dan B diatas sangatlah mudah, sepertinya cara anda sama seperti apa yang saya fikirkan.


konsep dasar algoritma
Konsep dasar algoritma


Sediakan satu gelas kosong, misal gelas C, kemudian isi dari gelas A (berisi kopi) kita masukan ke gelas C ini menyebabkan gelas A kosong dan gelas C berisi Kopi, kemudian dari gelas B (berisi susu), Masukan ke gelas A (yang kosong), ini menyebabkan gelas A berisi susu dan gelas B kosong, terakhir, dari gelas C (berisi kopi), tuangkan ke gelas B yang kosong.

Dengan logika di atas maka gelas A, akan berisi Susu dan gelas B akan berisi kopi.

Beberapa Istilah algoritma dasar 

beberapa istilah algoritma dasar yaitu:
  • Variable
  • Tipedata
Wah apa itu?

Dari kasus di atas anda akan memahami apa itu variable dan apa itu tipedata.

Di algorima, gelas pada kasus  di atas dapat disebut sebagai variable, dan jenis isinya (kopi dan susu) itu dapat disebut sebagai tipedata.

Jadi dari soal diatas anda sudah menganal konteks atau maksud  mengenai apa itu variable dan tipedata, jadi variable itu semacam wadah, atau penampung, sedangkan tipe data adalah jenis yang ditampungnya. saya harap anda paham.

Kalau dipecahkan dalam algorima maka langkah pertama harus mematuhi struktur dasar algoritma seperti yang telah di jelaskan di atas, dan aturan penulisan algoritma

Untuk memecahkan kasus di atas di dalam algoritma adalah sebagai berikut:
 
program tukar_gelas
deklarasi
var
a : zatcair {gelas a}
b : zatcair {gelas b}
c : zatcair  {gelas c}

algoritma:

a <-- kopi
b <-- susu

c <-- a   {tuangkan isi gelas a pada gelas c}
a <-- b   {tuangkan isi gelas b pada gelas a}
b <-- c   {tuangkan isi gelas c pada gelas b}


Dengan kasus di atas diharap anda sudah mengenal bagaimana konsep algoritma dasar itu, ilustrasi di atas sebenarnya hanya untuk memahami konsepnya saja, sedangkan untuk memahami algoritma lebih dalam, anda harus banyak belajar lagi.

Apa yang harus dipelajari:


  1. Selain mempelajari strukturnya, anda juga harus belajar aturan dasar algoritma (dapat anda kuasai jika anda sering mengerjakan soal-soal algortima), misalnya, aturan dasar penulisan variable, dan nama program dan aturan dasar lainnya.
  2. Memahami tipe data, apa itu tipe data, dan berapa jenis tipe data, perlu diketahui bahwa tipe data yang harus anda ketahui itu banyak dan lebih dari satu.
  3. Ekpresi matematika, bagaimana memecahkan masalah matematika menggunakan operator matematika seperti tambah, kurang kali bagi dll.
  4. Dan masih banyak lagi yang lainnya.


Dengan memahami konsep algoritma dasar di atas, saya harap ini bisa menjadi langkah awal anda untuk mempelajari algoritma lebih dalam. semoga bermanfaat kawan.
Array 1 dimensi dan aray multidimensi: pengertian dan contoh kasus lengkap

Array 1 dimensi dan aray multidimensi: pengertian dan contoh kasus lengkap

Untuk pemula yang baru mengenal dunia pemrograman, saya yakin akan sedikit binngung memahami array ini, agar anda lebih mudah dalam memahami array maka terlebih dahulu anda harus sudah mengerti tentang variable dan juga tipedata variable, jika anda memahami kedua istilah tersebut maka anda akan lebih mudah untuk memahami array.

Array atau bisa disebut sebagai larik adalah koleksi data atau kumpulan data yang memiliki nama variable dan jenis tipe data yang sama dan memiliki index, index tersebut digunakan untuk mengakses (baca/tulis) elemen atau isi array tersebut.



Jika anda sulit memahami array, sebagai ilustrasi array bisa anda bayangkan sebagai sebuah lemari pakaian yang didalamnya berisi laci-laci, dimana setiap laci diberi label angka 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.

Dari ilustrasi tersebut Lemari bisa disebut sebagai nama variable array, pakaian adalah tipe data array (jenis isinya), Label disetiap kotak yaitu  1, 2, 3 dan seterusnya bisa di disebut sebagai index array, sedangkan isi yang terdapat di dalam setiap kotak yang terdapat di lemari tersebut bisa disebut sebagai elemen array


Jadi ciri dari variable array adalah:
  • memiliki nama, 
  • memiliki index
  • memiliki tipe data dan
  • memiliki elemen

Kenapa harus menggunakan variable array?

Di dalam dunia pemrograman array sangat dibutuhkan sekali dengan tujuan untuk mempersingkat dan mempermudah proses penulisan kode program yang melibatkan banyak sekali variable yang memiliki tipe data yang sama, dengan adanya array variable bisa ditulis lebih sederhana jika dibandingkan tanpa menggunakan array.

Misalnya anda diminta untuk membuat sebuah program yang dapat menghitung angka yang diinput oleh pengguna sebanyak 100 buah, jika tanpa menggunakan array, maka terpaksa kita harus menyediakan variable sebanyak 100 buah dengan nama variable berbeda untuk menampung input pengguna, dapat dibayangkan bukan bagaimana repotnya kita menulis kode program untuk kasus tersebut.

Sedangkan jika menggunakan array, penulisan variable tersebut dapat dibuat lebih singkat dan praktis hanya cukup satu baris saja dengan satu nama variable dan tipe data yang sama yang memiliki index sebanyak 100, sehingga penulisan program lebih sederhana dan lebih mudah.

Deklarasi Array dalam algoritma

Contoh deklarasia atau penulisan variable array di dalam algoritma adalah sebagai berikut:

1. Array satu dimensi

Pengertian Array 1 dimensi adalah sekelompok data yang memiliki nama variable dan tipe data yang sama yang dapat diakses menggunakan 1 buah index saja. 
var nama_variable: array[range_index] of tipe_data

Sebagai contoh, buatlah deklarasi array dengan nama  variable deret yang memiliki kapasitas 10 dengan tipe data integer, deklarasi variable array untuk contoh diatas adalah:

var deret:array[10] of integer
Deklarasi diantas dapat didefinisikan, membuat variable array dengan nama deret yang dapat menampung angka dalam bentuk integer (bilangan bulat) sebanyak 10 buah.

Mengisi elemen array 1 dimensi
Menulis atau mengisi elemen array satu dimensi formatnya adalah:
nama_aray[index_array]<- nilai

Misal: mengisi variale array dengan nilai 10 pada index ke 1 untuk nama array deret, maka penulisanya adalah sebagai berikut:
deret[1]<-10
Dengan penulisan diatas, index ke 1 array deret akan berisi nilai 10.

Membaca Array satu dimensi
Untuk membaca elemen array 1 dimensi formatnya adalah:
nama_aray[index_aray]
Misal membaca elemen array yang terdapat di index ke 3 pada array dengan nama deret maka pemulisannya adalah:
deret[3]





2. Array 2 dimensi

Pengertian Array dua dimensi adalah kumpulan data yang memiliki nama dan tipe data yang sama dimana elemennya dapat diakses menggunakan 2 buah index, bisa juga disebut sebagai index baris dan index kolom.


Array 2 dimensi bisa di gambarkan sebagai table, yang memiliki index baris dan index kolom, index tersebut digunakan untuk mengakses elemen aray 2 dimensi.

Format Deklarasi variable array dua dimensi di dalam algoritma adalah seabgai berikut:
var nama_variable:array[index_baris][index_kolom] of tipe_data
Contoh:
Deklarasikan variable array yang memiliki index baris 10 dan index kolom 5 dengan nama data yang memiliki tipedata integer atau bilangan bulat, sebagai berikut:
var data:array[10][5] of integer

Membaca variable array 2 dimensi

Sama halnya seperti membaca variable array 1 dimensi namun harus melibatkan index baris dan kolim, misalnya, baca array data index kolom 1 dan baris 2
data[2][1]

Mengisi menyimpan nilai pada variable array 2 dimensi
Menyimpan ke dalam array itu artinya menyimpan data ke dalam memori komputer untuk diproses.

Penyimpanan data pada array multi dimensi dengan sebuah nilai harus melibatkan index baris dan juga index kolomnya, sebagai contoh misalnya mengisi array data pada index baris 3 dan index kolom 4 dengan nilai 10, maka perintahnya adalah:
data[3][4]<-10

Contoh Kasus Pemecahan Program dalam algoritma menggunakan array

1. Buatlah sebuah algoritma untuk menjumlahkan 3 buah bilangan bulat yang diinput oleh pengguna menggunakan variable array.

Jawab:
program penjumlahan
var
angka:array[3]of integer
hasil:integer 

algoritma:
read(x[0],x[1],x[2])
hasil<-x[0]+x[1]+x[2]
write(hasil)
Bandingkan jika tidak menggunakan variable array:
program penjumlahan
var
angka1:integer
angka2:integer
angka3:integer
hasil:integer

algoritma:
read(angka1,angka2,angka3)
hasil<- angka1+angka2+angka3
write(hasil)

Tanpa array ternyata penulisan program lebih panjang, itu baru hanya 3 variable saja, dapat dibayangkan jika variable yang dilibatkan ada 100 buah, tentu akan menyilitkan programmer dalam menulis program.

Kesimpulan:

Ada 2 pilihan ketika memproses sebuah kasus di dalam bahasa pemrograman atau algoritma, jika melibatkan banyak variable dengan tipe data yang sama maka sebenarnya bisa menggunakan array atau bisa juga tanpa menggunakan array, namun cara paling praktis tentu saja lebih baik menggunakan array agar program tidak terlalu panjang, tidak membebani programmer. karena tersedianya konsep array untuk membantu programmer agar bisa menyederhanakan penulisan program.

Operasi Logika dan Operasi aritmatika melalui operator dan fungsi-fungsi aritmatika pada algoritma dan bahasa pemrograman dasar

Di artikel kali ini akan dijelaskan mengenai operator aritmatika dan juga logika yang terdapat di dalam algoritma untuk bahasa pemrograman dasar. namun sebelum diuraikan lebih jauh saya akan jelaskan sedikit mengenai pengertian operasi logika, operasi aritmatika, operator matematika dan operator logika yang terdapat di dalam alogritma.

Operasi aritmatika adalah operasi  yang melibatkan beberapa operator aritmatika seperti misalnya penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian untuk memproses 2 buah nilai atau lebih.

operasi aritmatika dan logika dalam algoritma dan pemrograman dasar


Operasi logika proses yang melibatkan beberapa operator logika seperti AND, OR, NOR, XOR dan operator logika lainnya yang menghasilkan nilai true dan false atau menghasilkan nilai benar dan salah. operasi logika ini sangat sering sekali digunakan di algoritma dan bahasa pemrograman dasar.

Sedangkan Operator matematika adalah operator yang digunakan untuk memproses operasi aritmatika, operater matematika yang sudah kita kenal misalnya penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.

Mengenal Pelbagai Jenis Operator Aritmatika dan Logika dalam algoritma dan bahasa pemrograman

Berikut adalah beberapa kategori operator aritmatika dan operator logika yang sering digunakan di dalam bahasa pemrograman dan algoritma:

1. Operator Aritmatika

  • + (jumlah) adalah operator untuk menjumlahkan dua buah angka atau lebih
  • -(kurang) adalah jenis operator untuk memproses operasi pengurangan antara dua angka atau lebih
  • * (kali) adalah operator yang digunakan untuk proses perkalian
  • / (bagi) adalah operator uang digunakan untuk mendapatkan hasil bagi dari 2 buah angka
  • MOD  atau % (modular) adalah operator yang sering digunakan di dunia algoritma yang digunakan untuk mendapatkan sisa hasil bagi.

Operator baru yang tidak umum adalah MOD atau bisa disimbolkan dengan %, operator ini akan menghasilkan sisa hasil pembagian, misal 4%2=0. 5%3=2.
Operator aritmatika biasanya digunakan untuk memproses perhitungan matematika yang dilibatkan di dalam program.

2. Operator Pembanding

Operator pembanding adalah operator yang merupakan bagian dari operator logika yang digunakan untuk membandingkan 2 buah nilai atau operan, sehingga dapat menghasilkan nilai true dan false, beberapa operator pembanding yang sering digunakan adalah:
  • > lebih besar
  • < lebih kecil
  • >= lebih besar sama dengan
  • <= lebih kecil sama dengan
  • <> tidak sama dengan
  • != tidak sama dengan 
  • == apakah sama dengan
  • := sama dengan
Di dalam bahasa pemrograman Operator pembanding biasanya digunakan dalam flow control IF then ELSE untuk mendapatkan hasil sesuai dengan kondisi yang diinginkan.

3. Operator Logika

Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi logika yaitu operator yang menghasilkan nilai TRUE (benar) atau FALSE (salah). Bebarapa macam operator logika antara lain:
  • and : menghasilkan nilai TRUE jika kedua operand bernilai TRUE
  • or : menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernilai TRUE
  • xor : menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernilai TRUE tetapi bukan keduaduanya bernilai TRUE
  • ! (simbol tidak): mengasilkan nilai tidak TRUE
  • && (simbol AND): menghasilkan nilai TRUE jika kedua operand bernilai TRUE
  • || (simbol OR): menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernailai TRUE

Operator logika sering digunakan di dalam flow control berkolaborasi dengan operator pembanding untuk mendapatkah hasil yang paling sesuai dengan kondisi tertentu.

4. Assignment Operator / Operator Penugasan

Assignment Operator (operator penugasan) adalah operator yang menggunakan tanda sama   dengan (=) untuk mengisi sebuah nilai dalam suatu variabel.
Beberapa contoh assignmen operaor adalah sebagai berikut:
  • += contoh: x+=10; atau x=x+10 (artinya: jumlahkan nilai yang terdapat di dalam variable x dengan 10)
  • = contoh: x=y
  • *=  contoh: x*=10 atau x=x*10 (artinya: kalikan nilai yang terdapat di dalam variable x dengan 10)
  • /=
  • %=

Contoh Jenis operasi aritmatika dan logika dalam algoritma (bahasa pemrograman dasar)

1. Operasi artimatika

Beberapa contoh proses operasi aritatika adalah sebagai berikut
  • x+y, menjumlahkan antara nilai yang terdapat di x dan y
  • x*y, mengalikan antara nilai yang terdapat di x dan y
  • x-y,  mengurangi antara nilai yang terdapat di x dan y
  • x/10, membagi antara nilai yang terdapat di x dan y misal 10/2 maka hasilnya 5.
  • x%y, mendapatkan hasil bagi antara x dan y misal 10/5 maka hasilnya adalah 0, karena 10/5 adalah 2 dan tidak terdapat sisa setelah pembagian. 10/7 sisa hasil pembagiannya adalah 3, artinya ketika 10 dibagi 7 maka akan mendapatkan 1 dan sisanya adalah 3.

2. Operasi Logika 

  • A and B atau A && B, untuk operator AND, jika salah satu kondisi bernilai salah maka akan menghasilkan FALSE, sedangkan jika kedunya benar  maka akan bernilai true, agar kondisi bernilai benar maka A dan B harus benar.
  • A or B atau A || B, untuk operator OR, jika salah satu kondisi bernilai benar baik untuk kondisi A maupun B maka akan menghasilkan TRUE (benar), jika kedua kondisi baik A maupun B bernilai salah maka hasilnya FALSE (salah), untuk menghasilkan kondisi benar maka setidaknya harus ada kondisi yang benar baik itu untuk konsisi  A maupun B

Perlu anda ketahuai bahwa setiap instruksi bahasa pemrograman sangat dipengaruhi oleh instuksi standar program yang digunakan walaupun logika cara berfikirnya sama.


Cara Kerja Operasi aritmatika dan operasi logika di dalam program

Operasi aritmatika cara kerjanya tidak jauh berbeda dengan proses aritmatika yang terdapat dalam pelajaran matematika. Untuk memahami cara kerja operasi aritmatika dan operasi logika dalam program maka harus dibuatkan studi kasus yang harus dipecahkan dengan algoritma. sebagai berikut:

Contoh Kasus:
2 buah bilangan bulat diinput oleh pengguna, bilangan tersebut kemudian dikalikan, jika hasil kali ke dua bilangan tersebut MOD 2=0 maka output yang harus di cetak ke layar adalah "Bilangan genap", sedangkan jika hasil kali ke dua bilangan MOD 2 =1 maka itu adalah bilangan ganjil.

Untuk menyelesaikan kasus di atas di dalam algoritma langkahnya adalah sebagai berikut:

program ganjil_bulat
deklarasi
var x: integer
y: integer
hasil:integer

Algoritma:
read(x,y)
hasil <- x*y
if(hasil MOD 2==0) then
write('bilangan bulat')
else
write('bilangan ganjil')

Algoritma diatas akan menghasilkan output berupa tulisan yaitu bilangan bulat / bilangan ganjil, jika hasil perkalian ganjil maka outputnya adalah "bilangan ganjil" sedangkan jika hasil perkalian adalah bilangan bulat maka akan menghasilkan outuput "bilangan bulat".

Sesuai dengan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa operasi logika dan operasi aritmatika melalui operator dan fungsi-fungsi aritmatika, tidak jauh berbeda seperti halnya di matematika yang sudah sangat kita kenal.

Spesifikasi Hardware & Software untuk Komputer Server

Komputer  Server adalah komputer yang berfungsi sebagai pusat pengelola  lalulintas dan aplikasi jaringan komputer. Karena berfungsi sebagai pusat, minimal sebuah server harus mempunyai beberapa karakter yang lebih dibandingkan dengan komputer yang terhubung kedalam suatu jaringan. Keseluruhan komputer yang terhubung ke server dalam jaringan disebut sebagai Workstation. Hampir semua jenis computer dapat digunakan sebagai computer workstation.

kebutuhan hardware dan software komputer server


Kebutuhan Hardware (Perangkat Keras) jaringan komputer

Hardware adalah perangkat keras yang dimilki oleh sebuah sistem komputer, sedangkan hardware jaringan komputer adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya dalam sebuah jaringanyang bertujuan untuk berbagi data, informasi dan peralatan lainnya perangkat ini bersifat fisik atau terlihat wujudnya.

Harware yang dibutuhkan untuk jaringan komputer adalah sebagai berikut:

1.Modem

Modem digunakan oleh jaringan agar jaringan bisa terhubung dengan internet

2. NIC (Network Internet Card) atau kartu jaringan

NIC adalah sebuah hardware untuk mendukung jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya, bentuk NIC berupa kepingan komponen yang bisa di bongkar pasang pada slot PCI atau slot PCIE yang terdapat di main board komputer.

Pada NIC terdapat sebuah port khusus biasanya berupa port RJ 45 yang digunakan untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya menggunakan Konektor RJ 45 dan kabel UTP, untuk beberapa NIC juga dilengkapi dengan Komponen Wireless.

3. HUB

Hub merupakan perangkat keras jaringan yang dapat digunakan sebagai terminal port untuk menghubungkan komputer dalam jaringan, HUB biasanya memiliki banyak port RJ45, jumlah port dalam sebuah Hub minimal 4 port. setiap komputer agar saling terhubung satu sama lain dalam jaringan biasanya menggunakan HUB.

4. Kabel UTP

Kabel UTP adalah kabel jaringan dengan 8 kabel warna-warni didalamnya, untuk menghubungkan komputer satu dengan lainnya dalam jaringan biasanya menggunakan kabel UTP yang sudah dihubungkan dengan konektor RJ 45,

5. Konektor RJ 45

adalah konektor yang digunakan untuk menghubungkan kabel RJ 45, konektor RJ 45 semacam ject yang memiliki 4 pin didalamnya.

6. Bridge

Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda.
Contoh:
menghubungkan jaringan yang menggunakan fiber optik dengan jaringan yang menggunakan coacial.
Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil.


7. Swich

Merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and forward. Switch cut-through mempunyai kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tijuannya, sedangkan switch store and forward merupakan kebalikannya. Switch ini menerima dan memeriksa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket merlukan waktu, tetapi proses ini memungkinkan switch mengetahui adanya kerusakan pada paket data dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.

Cluster Control Unit

Cluster Control Unit membangun hubungan antara terminal yang dikendalikannya dengan perlatan-peralatan dan jaringan. Alat ini memungkinkan beberapa terminal berbagi satu printer atau mengakses beberapa komputer melalui jaringan yang bebeda. Cluster Control Unit dapat pula mengerjakan pemeriksaan kesalahan dan pengubahan kode.

8. Front - end Processor

Front-end Processor menangani lalulintas Jaringan komputer yang masuk dan keluar dari host komputer. Kedua komputer tersebut dapat merupakan jenis apapun, tetapi configurasi yang umum terdiri dari sejenis komputer mini khusus yang berfungsi sebagai front-end processor dan sebuah mainframe yang menjadi host.
Front-end Processor berfungsi sebagai unit input dari host dengan mengumpuklkan pesan-pesan yang masuk dan menyiapkan data bagi host. Front-end Processor juga berfungsi sebagai unit output dari host dengan menerima pesan-pesan untuk transmisi ke terminal.

Walau kecepatan transmisi antara saluran dan front end Processor relatif lambat ( dalam banyak kasus bit-bit ditransmisikan secara serial ) kecepatan tarnsmisi front-end processor dengan host dapat berlangsung secara cepat ( beberapa bit ditransmisikan secara paralel).

Sebagian front-end processor melakukan message switching dengan mengatur rute (routing) pesan dari suatu terminal ke yang lain tanpa melibatkan host. Jika karena suatu hal terminal penerima tidak dapat menerima pesan (mungkin sedangan digunakan atau rusak) front-end processor dapat menyimpan pesan tersebut dalam penyimpanan sekunder dan mengirimkannya nanti. Kemampuan ini disebut simpan dan teruskan (store and forward).

B. Kebutuhan Software (Perangkat Lunak) Jaringan Komputer

Software jaringan komputer adalah perangkat lunak atau program baik itu sistem operasi maupun program aplikasi yang berfungsi untuk mendukung jaringan komputer.

Berikut adalah beberapa Software yang dibutuhkan untuk jaringan komputer:

1. Sistem operasi

Sistem operasi adalah perangkat lunak level bawah yang digunakan untuk mengeloala dan mengintegrasikan hardware dalam sebuah sistem komputer.

Contoh sistem operasi: linux, window, mac os dll.

Untuk server lebih disarankan menggunakan linux debian karena linux debian cukup stabil walaupun dinyalakan secara terus menerus dan juga lebih aman.

2. Aplikasi Remote server.

Aplikasi remote server merupakan aplikasi wajib yang harus aktif di komputer server, aplikasi ini diperlukan agar komputer server dapat diakses secara remote menggunakan aplikasi remote client, baik melalui jaringan wan maupun wan.

Untuk server yang menggunakan sistem operasi linux debian, salah satu aplikasi remote server yang cukup populer dan banyak digunakan adalah Aplikasi SSH Server.

SSH Server merupakan protokol aplikasi yang memungkinkan pertukaran data antara 2 jaringan yang lebih aman dibandingkan aplikasi telnet, rsh dan rlogin.

3. Aplikasi NTP Server

NTP (Network time protocol) adalah Sebuah aplikasi server, yang berfungsi agar server bisa melakukan share waktu dengan komputer client, NTP perlu diaktifkan di mesin server agar setiap client dapat terintegrasi dengan waktu mesin server, sehingga waktu di client akan sesuai dengan mesin server.

Aplikasi NTP server merupakan aplikasi yang banyak digunakan di sistem oprasi linux debian.

4. Aplikasi Samba Server.

Aplikasi samba server merupakan aplikasi yang berjalan di sistem operasi linux yang berfungai agar sistem operasi linux bisa melakukan sharing data dan file dengan sistem operasi windows, sistem operasi windows akan langsung bisa terhubung dengan server yang didalamnya sudah mengaktifkan aplikasi samba server, karena windows sendiri sudah memiliki SMB sistem data block yang arsitekturnya sama dengan samba.

5. DHCP Server

DHCP server merupakan fitur wajib yang harus diaktifkan di komputer server, dengan aktifnya fitur ini maka server dapat memberikan ip address secara otomatis setiap kali ada komputer client yang terhubung.

Dengan mengaktifkan DHCP server di komputer client maka  bisa mengurangi tugas administrator jaringan, administrator tidak perlu harus mengkonfigurasi ip address client setiap kali client terhbung ke jaringan untuk mengakses server, di komputer client konfigurasi address cukup diseting otomatis saja.

6. DNS Server

DNS (Domain Name Server) memungkinkan ip address memiliki nama alias sehingga mudah dikenal oleh pengguna, DNS server akan menterjemahkan ip address ke nama domain atau sebaliknya.

8. Web Server

Web server adalah aplikasi yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah halaman situs, sehingga server dapat berfungsi untuk menerima request dari komputer client yang berupa halaman situs.

Untuk meminta halaman situs client menggunakan web browser.

9. NMap

NMap adalah sebuah software security scanner yang dikembangkan oleh Gordon Lyon alias Fyodor Vaskovich yang compatible dengan OS Windows, Linux, Mac OS X, Solaris, BSD dan Amigos OS. N Map tersedia dengan dua versi yaitu versi GUI dan Command line, lalu apa fungsi software ini??
Mari kita ulas lebih lanjut.NMap memiliki fungsi-fungsi standar layaknya sebuahsecurity scanner: mendeteksi port-port yang terbuka, mengidentifikasi versi OS dan aplikasi yang digunakan untuk menjalankan service, dan lain-lain.

10.WireShark

Software wireshark memilki beberapa fungsi, yaitu :
Mampu menganalisa transmisi paket data pada jaringan,
Memonitoring proses koneksi dan transmisi data antar komputer.
Mampu mengetahui isi paket data yang sedang berlalu lintas dalam jaringan komputer tersebut.

11.Look@LAN

Software ini bisa digunakan pada OS apapun, pengoperasiannya pun cukup mudah, software ini akan menampilakan laporan yang menyatakan keadaan jaringan pada saat itu, dalam bentuk tabel. Beberapa fitur yang dimiliki software ini adalah :
Mengetahui IP Address, pada komputer jaringan
Mengetahui status konektivitas dengan jaringan
distance
Serta mengetahui sistem operasi yang digunakan oleh komputer pada jaringan  tersebut
Mengetahui hostname, netBIOS name, netBIOS user, SNMP status dan Trap.
Menginformasikan pada komputer server, host yang sedang online/offline

12.Angry IP Scanner

IP angry Scanner berfungsi untuk membantu dalam pengelolaan, invostorisasi serta menjaga jaringan agar tetap mampu berjalan dengan baik, melalui alamat IP Address dari setiap komputer yang ada pada jaringan. Selain itu, software ini jugadapat membantu seorang admin jaringan dalam mengawasi error atau trobubleshooting ajringan karena permasalahan pada IP address, bisa juga karena IP address yang conflik. Selain itu, software ini juga mengantisipasi adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang berusaha menyusup pada jaringan seseorang dengan menggunakan IP address yang telah tersedia pada range nya.

13.Dude

Sotfware ini memudahkan seorang admin jaringan memonitoring jaringannya, serta mendukung berbagai protokol jaringan, seperti SNMP, ICMP, DNS dan TCP.
Berikit ini adalah cara kerja Dude :
Secara otomatis Dude akan melakukan scan keseluruhan pada jaringannya, termasuk perangkat yang tergabung dalam jaringan berbasis dengan subnet.
Software ini akan secara otomatis mampu memetakan jaringan komputer.
Apabila terjadi troubleshooting pada jaringan, maka software ini akan secara otomatis memberikan pesan peringatan.


Sebenarnya ada banyak sekali aplikasi server yang dapat digunakan, penggunaannya disesuaikan dengan fungsi server itu sendiri.

3.Kebutuhan Minimal Server

Komputer  Server, suatu komputer yang menjadi pengelola dan pusat bagi komputer lainnya. Karena berfungsi sebagai pusat, minimal sebuah server harus mempunyai beberapa karakter yang lebih dibandingkan dengan komputer yang terhubung kedalam suatu jaringan. Keseluruhan komputer yang terhubung ke server dalam jaringan disebut sebagai Workstation. Hampir semua jenis computer dapat digunakan sebagai computer workstation.

Kebutuhan minimal Komputer Server



Untuk menjalankan aplikasi ini sebagai server membutuhkan komputer dengan spesifikasi minimum baik hardware maupun software sebagai berikut:


Hardware:
a.Processor 600 Mhz
b.Memory dengan RAM 192 MB
c.VGA on Board
d.Monitor Super VGA (800x600) dengan minimum 256 warna
e.CD-ROM atau DVD-ROM
f.Keyboard + mouse


Software:
2.Kebutuhan Minimum Server
Adapun perangkat lunak yang dibutuhkan dan telah diujicobakan pada komputer server yaitu:
a.Operating System : Windows XP Service Pack 2
b.Web Server : Apache 2.4.3
c.Programming Language : PHP 5.4.7
d.Database : MySQL 5.5.27

Kebutuhan Minimal Client

Untuk menjalankan aplikasi ini sebagai client membutuhkan komputer client dengan spesifikasi minimum sebagai berikut:


Hardware:
a.Processor 233 Mhz
b.Memory dengan RAM 64 MB
c.VGA on Board
d.Monitor Super VGA (800x600) dengan minimum 256 warna
e.Keyboard + mouse
2.Kebutuhan Minimum Server

Software:
Adapun perangkat lunak yang dibutuhkan dan telah diujicobakan pada komputer client yaitu:
a.Operating System : Windows XP Service Pack 2
b.Browser: Mozilla Firefox versi 12.0

Mengenal Jenis Sistem Operasi Jaringan (Close dan Open Source)

Berbicara mengenai Jaringan Komputer atau computer network tidak lepas dengan peranan sistem operasi, memilih sistem operasi yang tepat dapat menciptakan jaringan yang handal dan ampuh dalam mengelola jaringan, untuk sistem operasi jaringan ada dua macam jenis sistem operasi yang bisa digunakan, yaitu sistem operasi close source dan sistem operasi open source.

Perbedaan kedua sistem operasi tersebut terletak pada kode sumber programnya atau source kodenya, jika open source kode program terbuka untuk siapapun karena memang sengaja di buka oleh pengembangnya dan diizinkan untuk dimodifikasi, sehingga bisa dimodifikasi oleh siapapun, sedangkan sistem operasi close source, kode program tertutup hanya perusahaan yang mengembangkan sistem operasi saja yang bisa melihat momofidikasi kode program sistem operasi tersebut.

Mengenal Apa itu Sistem Operasi?

Sistem operasi

Secara umum, Sistem Operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas schedule task, dan antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software. Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu. (sumber: wikipedia)

Jenis Sistem Operasi Jika dilihat dari Source Kodenya?

Jika dilihat dari source codenya, ada 2 jenis sistem operasi yang bisa kita gunakan untuk dilibatkan dalam jaringan yaitu sistem operasi close source dan sistem operasi open source.

Perbedaan kedua sistem operasi tersebut terletak pada kode sumber programnya atau source kodenya, jika open source kode program terbuka untuk siapapun karena memang sengaja di buka oleh pengembangnya dan diizinkan untuk dimodifikasi, sehingga bisa dimodifikasi oleh siapapun, sedangkan sistem operasi close source, kode program tertutup hanya perusahaan yang mengembangkan sistem operasi saja yang bisa melihat momofidikasi kode program sistem operasi tersebut.

closed-source-vs-open-source

Open source (kode program terbuka) dipopulerkan tahun 1998. Sejarah perangkat lunak open source lahir sejak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, dan MIT pada tahun 1960-an dan 1970-an.Sistem operasi open source dinggap menguntungkan, khususnya oleh para pengguna open source.

Memang ada banyak perangkat lunak yang menyediakan program terbuka namun belum tentu bisa dikatakan open source, jika program tidak diizinkan untuk dimodifikasi, software baik itu sperangkat lunak sistem operasi atau perangkat lunak aplikasi baru dikatakan open source jika kode sumber atau source kode terbuka dan diizinkan untuk dimodifikasi, jika tidak diizinkan untuk dimodifikasi maka tidak bisa dikatakan open-source.

Beberapa keuntungan dan kerugian sistem opersi close source versus open source :

A. Sistem Operasi Open Source

Keuntungan Sistem operasi open source:


  • Banyak tenaga (SDM) yang berperan mengerjakan proyek
  • Kesalahan (bugs, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
  • Kualitas hasil lebih terjamin karena komunitas melakukan evaluasi
  • Lebih aman
  • Hemat biaya
  • Tidak mengulangi development
  • Biaya lebih murah.

Kekurangan Sistem Operasi close Source:

  • Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source
  • Tidak adanya proteksi terhadap HAKI

Contoh Sistem operasi yang termasuk Open Source adalah:
  • Linux:Ubuntu, Red Hat,  Mandriva, CentOS, Fedora, Blankon, OpenSUSE, Clear OS
  • Open BSD dan Free BSD
  • Open Solaris dan Solaris
  • Android
 

2. Close Source


Kelebihan Sistem Closed Source

  • Kestabilan sistem terjamin karena ada penangung jawab resmi.
  • Support langsung dari pemilik aplikasi /program.
  • Mudah mendapatkan sertifikasi.
  • Lebih mudah digunakan / dipelajari / dipahami karena mayoritas pengguna menggunakannya ( pada daerah tertentu ).
  • Bi

Kekurangan Close Source


  • Tidak ada support khusus / langsung dari pembuat (developer).
  • Celah yang terbuka, bisa dimanfaatkan untuk pengambilan informasi.
  • Sosialisasi pemakaian, agak sulit, karena umumnya pengguna menggunakan close source (e.g.Windows),hanya pada daerah tertentu).
  • Sulit untuk mendapatkan sertifikasi.
  • Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna untuk menyediakan dana /financial.
  • Pengembangan terbatas.
  • Diperlukan antivirus.
  • Aplikasi umumnya tersedia berbayar.
  • Deteksi kelemahan aplikasi menunggu feedback dari pengguna.
  • Biaya lebih mahal.

Contoh Sistem operasi yang termasuk Close Source adalah

  • Microsoft Windows
  • Mac OS
Back To Top